TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan proses pencairan Beasiswa Berau Cerdas tahun 2026 segera dilakukan. Saat ini, tahapan administrasi bagi para penerima masih diselesaikan sebelum bantuan ditransfer ke rekening masing-masing.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Berau, Toto Marjito, menyampaikan sebanyak 1.050 pelajar dan mahasiswa telah ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Berau Cerdas tahun ini. Daftar penerima tersebut juga telah diumumkan melalui laman resmi Pemerintah Kabupaten Berau.
Lanjutnya, dari jumlah tersebut, 500 penerima merupakan mahasiswa jenjang D1 hingga D3 dan S1. Masing-masing mahasiswa mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp4 juta.
“Untuk mahasiswa ada 500 orang, masing-masing menerima Rp4 juta,” ujar Toto.
Sementara 550 penerima lainnya berasal dari kalangan pelajar tingkat SLTA atau sederajat. Besaran bantuan yang diterima masing-masing sebesar Rp3 juta.
Jika dihitung secara keseluruhan, anggaran yang disiapkan untuk program Beasiswa Berau Cerdas tahun ini mencapai Rp3,65 miliar. Rinciannya, Rp2 miliar dialokasikan untuk mahasiswa dan Rp1,65 miliar untuk pelajar.
Toto menegaskan, kuota tersebut merupakan jumlah penerima yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi efisiensi membuat kuota beasiswa tahun ini tidak mengalami penambahan.
“Total keseluruhan mencapai Rp3,65 miliar. Tahun ini hanya 1.050 penerima,” tegasnya.
Untuk pencairan, para penerima masih harus menyelesaikan sejumlah persyaratan administrasi, termasuk penandatanganan dokumen yang menjadi bagian dari proses pencairan bantuan.
Setelah seluruh tahapan tersebut rampung, dana akan disalurkan secara langsung ke rekening penerima. Mekanisme ini memastikan bantuan diterima oleh pelajar dan mahasiswa yang telah tercatat dalam daftar penerima resmi.
Toto mengimbau penerima segera menuntaskan administrasi agar proses penyaluran tidak mengalami kendala.
“Setelah tanda tangan selesai, dana masuk ke rekening masing-masing,” katanya.
Di sisi lain, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas sebelumnya menegaskan program Beasiswa Berau Cerdas tetap menjadi perhatian pemerintah daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya, pendidikan merupakan sektor penting dalam pembangunan sumber daya manusia sehingga program bantuan pendidikan tetap dipertahankan meskipun pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian terhadap sejumlah program.
“Program Berau Cerdas tentu akan tetap kami laksanakan sebaik mungkin,” kata Sri Juniarsih.
Ia menjelaskan, efisiensi anggaran tidak berarti menghentikan program beasiswa. Pemerintah daerah akan tetap mengalokasikan dukungan pendidikan dengan menyesuaikannya terhadap kemampuan keuangan daerah.
“Dengan adanya efisiensi, tentu ada yang menjadi prioritas, tetapi bukan berarti program ini ditutup,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





