• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
0JulGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Wakili Bupati Sri Juniarsih Jadi Pembicara di WWF ke-10 Bali, Kadis DPMK Tekankan Restorasi Mangrove Berbasis Masyarakat di Berau

admin by admin
23 Mei 2024
in Berau
0
Wakili Bupati Sri Juniarsih Jadi Pembicara di WWF ke-10 Bali, Kadis DPMK Tekankan Restorasi Mangrove Berbasis Masyarakat di Berau

PORTALBERAU, BALI – Mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tentram Rahayu, menjadi salah satu pembicara diajang World Water Forum (WWF) ke 10 yang berlangsung di Bali, Selasa (21/5/2024).

Diskusi panel bertajuk Restorasi dan Perlindungan Ekologis Mangrove Berbasis Masyarakat ini digagas Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bersama Pemerintah Kabupaten Berau dan para mitra.

Diskusi yang berlangsung di Paviliun Nature Hub ini menekankan bahwa restorasi mangrove bermanfaat tidak hanya untuk pelestarian lingkungan termasuk sumber air, tetapi juga penghidupan masyarakat.

Manfaat restorasi mangrove sudah dirasakan oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Berau, yang memiliki ekosistem mangrove terbesar di Kalimantan Timur dengan luasan lebih dari 55.000 hektar.

Dalam paparannya, Tentram Rahayu yang juga mantan Kepala Dinas Perikanan Berau, menjelaskan semula ekosistem mangrove di Berau terus mengalami tekanan akibat alih fungsi menjadi budidaya perikanan dan pemukiman.

Padahal mangrove merupakan ekosistem vital untukmenjaga abrasi dan erosi, tempat hidup berbagai biodiversitas, dan juga sebagai filter air alami.

Mangrove menyaring polutan sehingga meningkatkan kualitas air yang mengalir dari sungai ke muara dan lingkungan laut.

Pemkab Berau telah melakukan berbagai upaya untuk melindungi wilayah mangrove, antara lain melalui Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2020 tentang Pengelolaan ekosistem mangrove di APL yang kemudian, dengan dukungan berbagai pihak termasuk YKAN, hal ini juga ditindaklanjuti dengan penerbitan Keputusan Bupati Berau Nomor 484 tahun 2022 tentang Penunjukan Tim Pengelola Mangrove Kampung Teluk Semanting Sebagai Pengelola Ekowisata Mangrove Berkelanjutan Berbasis Masyarakat.

“Pengelolaan Ekowisata ini memacu semangat warga untuk terus melestarikan mangrove. Masyarakat juga banyak terlibat dan mendatangkan tambahan penghasilkan bagi masyarakat, termasuk kelompok ibu-ibu” jelasnya.

Aksi kolaboratif adalah kunci keberhasilan pelestarian mangrove. YKAN merancang dan mendorong Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA), sebuah platform multipihak untuk mendukung upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di Indonesiasecara berkelanjutan.

Jemmy Chayadi, Direktur Strategi dan Pembangunan Berkelanjutan Djarum Foundation, salah satu anggota MERA yang ikut dalam diskusi panel, menyampaikan pelestarian mangrove ini memang sejalan dengan fokus kami selaku pihak swasta untuk dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan terutama bagi masyarakat.

Di Kabupaten Berau pelibatan perani tambak udang sebelumnya lahan mangrove banyak dikonversi menjadi tambak udang tradisional.

Hasil panen yang rendah mendorong petambakmembuka lahan lebih luas lagi. Namun Sejak tahun 2020, YKAN bersama mitra menginisiasi program Shrimp-Carbon Aquaculture atau SECURE untuk menggabungkan budidaya tambak udang tradisional dengan restorasi mangrove yang berkelanjutan.

Dengan SECURE, tambak yang ada dibagi menjadi 2 bagian dimana 80% area dijadikansebagai area restorasi mangrove dan 20% sisanya sebagai area budidaya.

“Pendekatan SECURE ini salah satu contoh win-win solution agar mangrove tetap lestari, tanpa mengganggu mata pencaharian petambak. Bahkan dengan adanya mangrove, dapat mendukung praktek budidaya sebagai pakan alami ikan, menyaring air, hingga mengurangiemisi karbon,” jelas Mariski Nirwan, Manajer Senior Ketahanan Pesisir YKAN. (Adv)

Editor: Dedy Warseto

Tags: BaliBupati BerauMangroveSri Juniarsih
Previous Post

Komisi II DPRD Berau Nilai BUMK Bisa Jadi Jalan Sejahterakan Ekonomi Masyarakat Kampung

Next Post

Super Air Jet Bakal Layani Penerbangan Reguler BEJ-SBY, Cek Harga Tiketnya

admin

admin

Next Post
Super Air Jet Bakal Layani Penerbangan Reguler BEJ-SBY, Cek Harga Tiketnya

Super Air Jet Bakal Layani Penerbangan Reguler BEJ-SBY, Cek Harga Tiketnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres Berau Musnahkan 10 Kg Sabu, Barang Bukti Kasus Besar Disikat Saat Perayaan Bhayangkara ke-80

Polres Berau Musnahkan 10 Kg Sabu, Barang Bukti Kasus Besar Disikat Saat Perayaan Bhayangkara ke-80

by admin
1 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Berau diwarnai dengan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu...

M2F 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi Wisata Bahari dan Budaya Berau

M2F 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi Wisata Bahari dan Budaya Berau

by admin
1 Juli 2026
0

PULAU MARATUA, PORTALBERAU – Maratua Musik Festival (M2F) tahun 2026 resmi dibuka pada Selasa (30/6/2026) malam di Pulau Maratua, Kabupaten...

YJI Berau Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pencegahan Penyakit Jantung

YJI Berau Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pencegahan Penyakit Jantung

by admin
1 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Berau periode 2026-2031 resmi dilantik pada Rabu (1/7/26) di Balai...

Hari Bhayangkara, Kapolres Berau Tegaskan Polisi Harus Hadir di Tengah Masyarakat, Bukan Sekadar Mengamankan

Hari Bhayangkara, Kapolres Berau Tegaskan Polisi Harus Hadir di Tengah Masyarakat, Bukan Sekadar Mengamankan

by admin
1 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Peringatan Hari Bhayangkara menjadi momentum bagi jajaran Polres Berau untuk memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In