• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
19JulGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Nilai Ekonomi Kapal LOB Capai Puluhan Miliar, Pemprov Kaltim Tetap Utamakan Kelestarian Terumbu Karang Berau

admin by admin
22 Juli 2026
in Berau
0
Nilai Ekonomi Kapal LOB Capai Puluhan Miliar, Pemprov Kaltim Tetap Utamakan Kelestarian Terumbu Karang Berau

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Aktivitas kapal Live On Board (LOB) di perairan Berau dinilai memiliki potensi ekonomi besar bagi daerah. Namun, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan pengembangan wisata bahari harus tetap berjalan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan laut.

Dalam kesempatannya ditemui saat berkunjung di Kabupaten Berau, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengatakan keberadaan kapal-kapal wisata LOB dapat menjadi sumber pendapatan bagi daerah apabila dikelola dengan baik.

Terlebih, kata dia, Berau memiliki kawasan wisata bahari unggulan yang menjadi daya tarik wisatawan.

Menurutnya, pengelolaan aktivitas kapal wisata harus dilakukan secara terukur agar tidak mengancam kawasan konservasi, khususnya terumbu karang yang menjadi aset utama wisata bahari Berau.

“Memang harus kita atur kapal-kapal yang datang dari luar Kaltim agar tidak masuk ke wilayah-wilayah konservasi terumbu karang,” ujar Rudy Mas’ud.

Ia menyebut, pemerintah telah mendapat arahan terkait pengelolaan kawasan wisata bahari, termasuk bagaimana aktivitas kapal dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia menyebut, salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah menyediakan fasilitas tambat kapal agar kapal wisata tidak lagi membuang jangkar secara sembarangan yang berpotensi merusak ekosistem bawah laut.

“Ini juga menjadi sumber PAD, terutama Berau. Kita ingin membangun tambat-tambat kapal yang datang ke wilayah wisata bahari,” katanya.

Rudy mencontohkan kawasan wisata laut di Berau yang memiliki kekayaan terumbu karang dan biota laut harus mendapatkan perhatian khusus. Sebab, kerusakan terumbu karang membutuhkan waktu sangat lama untuk dipulihkan.

“Terumbu karang itu lama sekali baru bisa bagus. Pemulihannya bisa bertahun-tahun bahkan puluhan tahun,” tegasnya.

Di sisi lain, aktivitas kapal LOB memiliki nilai ekonomi yang cukup besar. Dalam satu kali perjalanan kapal, perputaran ekonomi disebut dapat mencapai sekitar Rp15 miliar. Dengan jumlah perjalanan yang cukup banyak, sektor ini menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun, Rudy mengakui pengawasan terhadap kapal-kapal dari luar daerah masih menjadi tantangan karena kewenangan tidak sepenuhnya berada di pemerintah kabupaten.

“Sejauh ini kita belum bisa mengontrol semua kapal yang datang dari luar. Seharusnya kapal yang berangkat memiliki Surat Izin Berlayar (SIB), sehingga tujuan dan pergerakannya bisa diketahui,” jelasnya.

Dirinya mengucapkan, untuk memperkuat pengawasan, Pemprov Kaltim juga menyiapkan pemanfaatan teknologi pemantauan kapal berbasis Automatic Identification System (AIS). Teknologi tersebut memungkinkan posisi, kecepatan, hingga pergerakan kapal dapat dipantau.

“AIS ini bisa melihat kapal apa, posisinya di mana, kecepatannya berapa, semuanya bisa terkontrol,” ujarnya.

Rudy mengungkapkan perangkat pemantauan tersebut merupakan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bea Cukai dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang nantinya diharapkan dapat digunakan bersama oleh instansi terkait.

Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, KKP, serta instansi pengawasan laut dapat memperkuat pengelolaan kawasan perairan Berau.

“Kita harapkan UPTD-UPTD yang ada bisa bersama-sama melakukan kontrol. Wilayah laut kita, khususnya Berau, harus diperkuat pengawasannya,” kuncinya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Pemkab Berau Bidik Investasi Hilirisasi, Potensi Daerah Tak Lagi Berhenti di Bahan Mentah

Next Post

Peringatan Harkopnas 2026 di Berau Tak Sekadar Seremoni, Diskoperindag Dorong Multiplier Effect

admin

admin

Next Post
Peringatan Harkopnas 2026 di Berau Tak Sekadar Seremoni, Diskoperindag Dorong Multiplier Effect

Peringatan Harkopnas 2026 di Berau Tak Sekadar Seremoni, Diskoperindag Dorong Multiplier Effect

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berau Coal Dukung Kampung Inaran Wujudkan Lingkungan Sehat dan Lestarikan Budaya Lewat Festival Neppa Pade

Berau Coal Dukung Kampung Inaran Wujudkan Lingkungan Sehat dan Lestarikan Budaya Lewat Festival Neppa Pade

by admin
22 Juli 2026
0

SAMBALIUNG, PORTALBERAU – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-258 Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung, menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat. Tidak hanya...

Peringatan Harkopnas 2026 di Berau Tak Sekadar Seremoni, Diskoperindag Dorong Multiplier Effect

Peringatan Harkopnas 2026 di Berau Tak Sekadar Seremoni, Diskoperindag Dorong Multiplier Effect

by admin
22 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 di Kabupaten Berau menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi dalam...

Nilai Ekonomi Kapal LOB Capai Puluhan Miliar, Pemprov Kaltim Tetap Utamakan Kelestarian Terumbu Karang Berau

Nilai Ekonomi Kapal LOB Capai Puluhan Miliar, Pemprov Kaltim Tetap Utamakan Kelestarian Terumbu Karang Berau

by admin
22 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Aktivitas kapal Live On Board (LOB) di perairan Berau dinilai memiliki potensi ekonomi besar bagi daerah....

Pemkab Berau Bidik Investasi Hilirisasi, Potensi Daerah Tak Lagi Berhenti di Bahan Mentah

Pemkab Berau Bidik Investasi Hilirisasi, Potensi Daerah Tak Lagi Berhenti di Bahan Mentah

by admin
22 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemkab Berau mulai mengarahkan strategi investasi ke sektor hilirisasi sebagai implementasi kebijakan nasional yang mendorong peningkatan...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In