• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
4AguGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Sengketa Lahan Antar Kelompok Tani di Berau Dipicu Ketidakjelasan Batas Kampung

admin by admin
25 Juni 2026
in Berau
0
Sengketa Lahan Antar Kelompok Tani di Berau Dipicu Ketidakjelasan Batas Kampung

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Perselisihan terkait pengelolaan lahan antara Kelompok Tani Maluang Jaya dari Kampung Maluang dan Kelompok Tani Subur asal Kampung Samburakat mulai mencuat. Perbedaan pemahaman mengenai batas wilayah kampung diduga menjadi pemicu utama munculnya persoalan tersebut.

Untuk mencegah konflik semakin meluas, Polsek Gunung Tabur menginisiasi mediasi antara kedua kelompok tani pada Rabu (24/6/2026). Pertemuan itu turut melibatkan pemerintah kampung, perwakilan kelompok tani, serta tokoh masyarakat setempat.

Kapolsek Gunung Tabur, Iptu Alan Firdaus, menjelaskan bahwa langkah mediasi dilakukan sebagai upaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus membuka ruang penyelesaian secara bersama-sama.

Menurutnya, persoalan bermula dari adanya perbedaan dasar acuan dalam menentukan wilayah pengelolaan lahan. Kelompok Tani Maluang Jaya menggunakan peta wilayah yang mengacu pada data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sementara pihak Kelompok Tani Subur memiliki dasar pemetaan lain terkait batas pengelolaan lahan.

“Dalam mediasi ini kedua pihak sepakat menjaga keamanan dan tidak mengambil tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Kami mengimbau seluruh pihak agar mengedepankan penyelesaian secara damai,” ujar Alan.

Ia mengatakan, salah satu persoalan utama yang ditemukan dalam pertemuan tersebut adalah belum adanya pemahaman yang sama terkait batas administrasi antar kampung. Kondisi itu dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman apabila tidak segera diperjelas.

Polsek Gunung Tabur bersama pihak kecamatan nantinya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kejelasan batas wilayah kampung. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi dasar penyelesaian persoalan lahan yang dipermasalahkan.

Sementara itu, anggota BPK Kampung Maluang yang mewakili Kepala Kampung Maluang, Arbain, menyampaikan bahwa akar permasalahan bukan semata-mata persoalan klaim lahan antar kelompok tani, melainkan berawal dari belum jelasnya penetapan tapal batas kampung.

“Selama ini kami belum pernah melihat dokumen resmi terkait penetapan batas kampung tersebut. Jika memang sudah ada, kami berharap dapat diperlihatkan agar seluruh pihak memiliki acuan yang sama,” kata Arbain.

Ia menjelaskan, sebelumnya aktivitas kelompok tani di wilayah tersebut berjalan tanpa hambatan. Namun, setelah muncul perbedaan pemahaman mengenai lokasi dan batas lahan, persoalan berkembang menjadi sengketa antar kelompok.

Arbain berharap pemerintah Kampung Maluang dan Kampung Samburakat dapat bersama-sama menyelesaikan persoalan administrasi wilayah agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Ia juga memastikan Kelompok Tani Maluang Jaya siap menunjukkan dokumen pendukung yang dimiliki, termasuk titik koordinat yang menjadi dasar pengelolaan lahan mereka.

“Yang utama sekarang adalah memastikan batas wilayah kampung memiliki kejelasan. Jika batas sudah jelas, persoalan terkait lahan tentu akan lebih mudah ditangani,” ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Kampung Samburakat belum menyampaikan keterangan resmi terkait hasil mediasi maupun dasar klaim yang menjadi bagian dari sengketa tersebut. Perwakilan mereka diketahui meninggalkan lokasi setelah kegiatan mediasi berakhir. (*/)

Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

PLN UP3 Berau Dorong Perluasan Listrik Desa, Sejumlah Wilayah Pedalaman Mulai Tersambung Jaringan

Next Post

Bekudung Betiung Jadi Magnet Wisata Budaya, Tumbit Dayak Rayakan Usia ke-263 Tahun

admin

admin

Next Post
Bekudung Betiung Jadi Magnet Wisata Budaya, Tumbit Dayak Rayakan Usia ke-263 Tahun

Bekudung Betiung Jadi Magnet Wisata Budaya, Tumbit Dayak Rayakan Usia ke-263 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Festival Rindu Dumaring Padukan Tradisi Leluhur dengan Pesan Pelestarian Alam

Festival Rindu Dumaring Padukan Tradisi Leluhur dengan Pesan Pelestarian Alam

by admin
11 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Festival Rindu Dumaring (FRD) kembali hadir membawa semangat pelestarian budaya sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Digelar di...

Pemkab Berau Masih Menanti TKD, Bupati Sri Juniarsih: Tergantung Kemampuan APBN

Pemkab Berau Masih Menanti TKD, Bupati Sri Juniarsih: Tergantung Kemampuan APBN

by admin
11 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemkab Berau masih menanti kepastian terkait penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Hingga memasuki...

Jaga Ketertiban Tepian Ahmad Yani, Satpol PP-Dishub Disiapkan di Pos Tourism Comand Center

Jaga Ketertiban Tepian Ahmad Yani, Satpol PP-Dishub Disiapkan di Pos Tourism Comand Center

by admin
11 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemkab Berau memperkuat pengawasan di kawasan Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb, sebagai langkah menjaga keamanan dan...

Diskoperindag Dorong UMKM Berau Lindungi Produk Lewat HAKI, Hindari Klaim Pihak Lain

Diskoperindag Dorong UMKM Berau Lindungi Produk Lewat HAKI, Hindari Klaim Pihak Lain

by admin
11 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Penguatan UMKM di Kabupaten Berau tidak hanya dilakukan dari sisi produksi dan pemasaran, tetapi juga melalui...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In