TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemkab Berau memperkuat pengawasan di kawasan Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb, sebagai langkah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menciptakan kawasan tepian yang nyaman bagi pengunjung.
Hal tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat meninjau langsung keberadaan pos jaga yang disiapkan di kawasan Tepian Ahmad Yani.
Sri menjelaskan, pos tersebut disiapkan untuk mendukung aktivitas personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Berau dalam melakukan pemantauan di kawasan tepian.
Menurutnya, keberadaan petugas menjadi penting menyusul adanya temuan aktivitas peredaran minuman keras (miras) ilegal yang sempat terjadi di kawasan tersebut.
“Pos ini kita sediakan untuk Satpol PP dan Dishub agar bisa standby. Kemarin sempat ada miras-miras ilegal yang berkeliaran di sini,” ujar Sri.
Lanjutnya, selain pengawasan terhadap miras ilegal, keberadaan petugas juga diarahkan untuk membantu menata kawasan, termasuk mengatur parkir kendaraan agar tidak semrawut dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Ini kan salah satu tempat wisata kuliner di Berau. Jadi sudah sepatutnya jadi perhatian kita semua untuk memberikan perhatian khusus,” tuturnya.
Sri berharap keberadaan pos jaga dapat membuat pengawasan di kawasan tepian lebih optimal. Dengan begitu, masyarakat yang datang untuk bersantai maupun menikmati suasana kawasan Tepian Ahmad Yani dapat merasa lebih aman dan nyaman.
Sementara itu, Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan perangkat daerah terkait, khususnya sektor pariwisata, mengenai pemanfaatan dan pengoperasian pos jaga tersebut.
“Untuk pos jaga itu nantinya akan diisi Satpol PP dan Dishub. Tetapi kami akan komunikasi dulu dengan pariwisata, apakah sudah bisa digunakan atau belum,” jelasnya.
Rusnan menuturkan, dari sisi personel, Dishub akan melakukan pengaturan dan penyusunan ulang untuk memastikan penjagaan dapat berjalan tanpa terlalu membebani jumlah personel yang tersedia.
Ia menyebut, pola penjagaan nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan personel dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kalau satu orang dari masing-masing dua OPD, mudah-mudahan bisa berjalan. Kami akan susun ulang personelnya,” katanya.
Pengawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga mendukung penataan kawasan Tepian Ahmad Yani sebagai salah satu ruang publik dan kawasan wisata kuliner andalan yang menjadi titik aktivitas masyarakat di Tanjung Redeb. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim




