• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
11OktGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Batas Wilayah Belum Jelas, Proyek Sekolah di Biatan Ilir Terancam Mangkrak Lagi

admin by admin
2 Mei 2026
in Berau
0
Batas Wilayah Belum Jelas, Proyek Sekolah di Biatan Ilir Terancam Mangkrak Lagi

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Rencana pembangunan kembali SDN 001 filial di Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, kembali tersendat.

Ironisnya, proyek yang sudah dianggarkan dalam APBD 2026 itu belum bisa dipastikan berjalan tahun ini bukan karena dana, melainkan status lahan yang belum memiliki kepastian hukum.

Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah menegaskan bahwa kendala utama saat ini terletak pada legalitas lahan yang masih abu-abu. Persoalan batas wilayah antara Kabupaten Berau dan Kutai Timur menjadi faktor utama yang menghambat realisasi pembangunan.

“Anggarannya sudah ada, tapi lahannya belum fix. Masih berupa surat tanah yang belum bisa dikatakan legal,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak ingin mengulangi kesalahan sebelumnya. Pada 2023 lalu, proyek pembangunan sekolah ini sempat berjalan hingga sekitar 75 persen sebelum akhirnya dihentikan akibat sengketa wilayah. Kondisi itu membuat anggaran ratusan juta rupiah yang sudah terserap menjadi sia-sia, sementara bangunan yang berdiri kini terbengkalai.

“Kami tidak ingin kejadian serupa terulang. Takutnya di tengah jalan kembali bermasalah dan harus dihentikan,” jelasnya.

Padahal, Disdik Berau telah menyiapkan rencana pembangunan di lokasi baru seluas sekitar 1,08 hektare. Di atas lahan tersebut, akan dibangun tiga ruang kelas baru (RKB) sebagai tahap awal untuk menunjang aktivitas belajar mengajar.

Namun, tanpa kejelasan status lahan, rencana itu belum bisa dijalankan. Mardiatul menekankan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan harus didukung legalitas yang jelas, termasuk status aset dan administrasi pertanahan lintas sektor.

“Kalau semuanya sudah clear baik dari aset maupun pertanahan kami tinggal membangun. Tapi kalau belum, risikonya besar,” tegasnya.

Di tengah ketidakpastian itu, nasib siswa di Biatan Ilir menjadi sorotan. Sejak proyek sebelumnya terhenti, puluhan siswa terpaksa belajar dalam kondisi terbatas. Bahkan, sebagian di antaranya disebut harus mengikuti kegiatan belajar di kolong rumah warga.

Meski demikian, Mardiatul menyebut status sekolah filial memungkinkan siswa dialihkan sementara ke sekolah induk demi mendapatkan fasilitas yang lebih layak.

“Secara aturan, mereka bisa pindah ke sekolah induk. Itu solusi sementara agar tidak mengganggu proses belajar,” katanya.

Sebagai informasi, proyek pembangunan SDN 001 Biatan Ilir sebelumnya menelan anggaran sekitar Rp426,8 juta. Bangunan berbahan kayu yang terdiri dari dua ruang kelas dan satu ruang kantor itu kini terbengkalai akibat klaim wilayah dari Dusun Melawai, Desa Tepian Terap, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur.

Pemerintah daerah kini tengah mencari opsi solusi, termasuk kemungkinan memindahkan material bangunan lama untuk dimanfaatkan kembali jika pembangunan dilakukan di lokasi baru yang sah.

Dengan pengalaman pahit tersebut, Disdik Berau memilih bersikap ekstra hati-hati. Kepastian hukum atas lahan menjadi syarat mutlak agar pembangunan sekolah tidak kembali mangkrak.

“Yang terpenting sekarang adalah legalitas lahan. Kalau itu sudah jelas, pembangunan bisa langsung kita lanjutkan,” kuncinya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Konflik Agraria Berulang di Berau, DPRD Desak BPN Segera Tuntaskan Batas Lahan

Next Post

Tak Sekadar Berobat, Puskesmas Kampung Bugis Didorong Jadi Pusat Integrasi Layanan

admin

admin

Next Post
Tak Sekadar Berobat, Puskesmas Kampung Bugis Didorong Jadi Pusat Integrasi Layanan

Tak Sekadar Berobat, Puskesmas Kampung Bugis Didorong Jadi Pusat Integrasi Layanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agenda ke Pusat Berlanjut, Bupati Berau Bidik 4 Kementerian Pekan Depan

by admin
3 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Upaya Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat dukungan pemerintah pusat terus berlanjut. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas kembali...

CT Scan RSUD Abdul Rivai Menua, Alkes Rp150 Miliar Masih Tunggu Realisasi Kemenkes

CT Scan RSUD Abdul Rivai Menua, Alkes Rp150 Miliar Masih Tunggu Realisasi Kemenkes

by admin
3 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai Berau terus mematangkan kesiapan sarana dan sumber daya...

Berau Siapkan 200 Ribu Bibit Kakao, 200 Hektare Lahan Dibidik Jadi Sentra Baru

Berau Siapkan 200 Ribu Bibit Kakao, 200 Hektare Lahan Dibidik Jadi Sentra Baru

by admin
3 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemkab Berau terus memperkuat pengembangan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan perkebunan daerah. Salah satu langkah...

Ketahanan Pangan dari Hutan Berau

Ketahanan Pangan dari Hutan Berau

by admin
3 Oktober 2026
0

Perhutanan sosial dapat membuka jalan keluar dari kebuntuan lahan pangan di Berau, asalkan tidak berhenti pada kakao. Oleh: Charlie Novianry...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In