TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Tradisi Manutung Jukut kembali menjadi bagian dari kemeriahan peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Hari Ulang Tahun Kota Tanjung Redeb ke-216.
Dinas Perikanan (Diskan) Berau memastikan agenda tahunan yang mengangkat budaya membakar ikan bersama ini akan kembali digelar pada September mendatang.
Kepala Diskan Berau, Abdul Majid, mengatakan pendaftaran peserta Manutung Jukut 2026 mulai dibuka pada 10 Agustus hingga 11 September 2026. Masyarakat, komunitas, instansi, hingga kelompok lainnya dipersilakan untuk ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Manutung Jukut kembali hadir sebagai rangkaian perayaan hari jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan menampilkan kreativitas dalam mengolah hasil perikanan khas Berau,” ujar Abdul Majid.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai promosi terhadap kekayaan hasil perikanan daerah. Melalui kreativitas pengolahan ikan, masyarakat dapat mengenalkan beragam kuliner berbahan dasar hasil laut maupun perairan Berau.
Selain itu, Manutung Jukut juga menjadi salah satu upaya meningkatkan minat masyarakat terhadap konsumsi ikan dengan menghadirkan berbagai inovasi menu yang menarik dan memiliki nilai ekonomi.
“Ini bukan hanya sekadar lomba membakar ikan, tetapi menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi perikanan Berau sekaligus memperkuat identitas kuliner daerah,” jelasnya.
Lanjutnya, pelaksanaan Manutung Jukut 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan akan mengambil lokasi di sejumlah ruas jalan pusat kota, mulai dari Jalan Ahmad Yani, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Dr. Soetomo, Jalan Pulau Sangalaki hingga Jalan Pulau Derawan atau kawasan Tepian Segah dan Tepian Teratai.
Untuk memudahkan masyarakat mengikuti kegiatan tersebut, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan maupun kode QR yang tersedia pada akun Instagram resmi Dinas Perikanan Berau.
Sebelum pelaksanaan, panitia juga akan menggelar technical meeting pada Rabu, 16 September 2026, bertempat di Aula Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Berau. Pertemuan tersebut akan membahas berbagai ketentuan lomba, mekanisme penilaian, serta teknis pelaksanaan agar peserta memiliki pemahaman yang sama.
Majid berharap Manutung Jukut tahun ini dapat menarik partisipasi lebih luas dari masyarakat. Ia juga ingin kegiatan tersebut mampu menjadi ruang kreativitas sekaligus memperkenalkan produk olahan perikanan lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas berharap pelaksanaan Manutung Jukut ke depan dapat dikemas semakin besar dan menarik perhatian wisatawan dari luar daerah.
Ia menyebut, kegiatan yang telah menjadi tradisi masyarakat Berau ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata berbasis budaya dan kuliner daerah.
“Saya ingin Manutung Jukut digelar lebih besar dan lebih meriah, sehingga tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga mampu menarik wisatawan untuk datang ke Berau,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim




