TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Berau memastikan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) akan digelar pada tahun 2026. Saat ini, jajaran pengurus tengah mempersiapkan rapat internal untuk menyusun jadwal pelaksanaan setelah sempat mengalami penundaan akibat agenda nasional.
Sekretaris DPD Partai Golkar Berau, Syarifatul Sya’diah, mengatakan Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur telah mengingatkan agar Musda segera dilaksanakan. Meski demikian, hingga kini pengurus masih menyesuaikan waktu karena kesibukan masing-masing.
Menurutnya, panitia pelaksana sebenarnya telah dibentuk sejak beberapa waktu lalu. Namun, rencana pelaksanaan Musda harus ditunda lantaran adanya agenda kunjungan Wakil Presiden yang berlangsung secara mendadak sehingga seluruh persiapan ikut mengalami penyesuaian.
“Pak Gubernur meminta agar Musda segera dilaksanakan. Sekarang kami sudah diingatkan lagi untuk melaksanakannya, sehingga dalam waktu dekat kami akan menggelar rapat internal untuk menyusun kembali jadwalnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, pelaksanaan Musda menjadi prioritas dan harus diselesaikan sebelum akhir tahun sesuai arahan pimpinan partai di tingkat provinsi.
“Pesan dari Ketua DPD jelas, Musda harus terlaksana tahun ini. Kalau bisa tentu secepatnya. Kami tinggal menunggu seluruh pengurus berkumpul, kemudian rapat kembali untuk menentukan jadwal pelaksanaannya,” katanya.
Disinggung mengenai bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Berau, Syarifatul menyebut hingga saat ini dinamika politik masih sangat terbuka. Meski namanya masih sering disebut, ia menegaskan seluruh proses akan mengikuti mekanisme organisasi.
“Kita lihat nanti perkembangannya. Apa pun masih bisa terjadi. Kalau ada kader lain yang siap, silakan saja, karena kaderisasi juga harus dijunjung tinggi. Nanti semuanya kami serahkan kepada tim dan mekanisme yang ada dalam kepengurusan,” jelasnya.
Ia berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan lancar sehingga Musda Partai Golkar Berau dapat terlaksana sesuai target.
“Jadi nanti momentum Musda bukan hanya memilih kepengurusan baru, tapi juga diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat soliditas kader dalam menghadapi agenda politik ke depan,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





