• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
4MeiGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Sekda Berau Dorong Kampung Maksimalkan Potensi Lokal di Tengah Keterbatasan Anggaran

admin by admin
25 November 2025
in Berau
0

Teks Foto: Sekda Berau, Muhammad Said (Muhammad Izzatullah)

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, menegaskan pentingnya pemanfaatan potensi lokal di setiap kampung sebagai langkah strategis menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan earmark dari pemerintah pusat.

Menurutnya, kondisi ini menuntut desa atau kampung untuk lebih kreatif dan fokus dalam mengelola pendapatan serta belanja daerah masing-masing.

Dalam keterangannya, Muhammad Said menjelaskan bahwa sistem anggaran earmark merupakan regulasi nasional yang wajib dipatuhi seluruh pemerintah daerah, termasuk kampung.

Karena itu, pemerintah kampung diminta tidak hanya mengandalkan dana transfer, tetapi mulai mendorong pengembangan potensi ekonomi yang tersedia di wilayahnya.

“Ini kan merupakan regulasi dari pemerintah pusat, jadi kita meminta kampung-kampung untuk dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa setiap kampung memiliki kekuatan tersendiri, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga pariwisata dan kerajinan masyarakat.

Jika potensi ini dikelola secara optimal, kampung dapat memperoleh sumber pendapatan tambahan yang membantu menutupi kebutuhan pembangunan yang tidak terakomodasi oleh anggaran earmark.

Namun, Sekda menyadari bahwa tidak semua kampung mampu langsung mengembangkan potensi tersebut. Untuk itu, efisiensi anggaran menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan agar program pembangunan tetap berjalan secara terarah.

“Jika memang belum maksimal dalam pemanfaatan potensi, kalau memang belum bisa maka efisiensi secara anggaran belanja,” tegasnya.

Lebih jauh, Muhammad Said menekankan bahwa pemerintah kampung harus mampu menentukan skala prioritas, terutama pada sektor pembangunan.

Menurutnya, pembangunan tetap bisa dilaksanakan, tetapi harus sesuai kemampuan anggaran dan tidak memaksakan kegiatan yang tidak mendesak.

“Jadi harus utamakan yang prioritas terlebih dahulu. Termasuk pembangunan, dengan anggaran yang terbatas maka itu akan menghambat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan kampung dalam menyusun perencanaan anggaran menjadi kunci agar pembangunan tidak terhenti. Pemerintah daerah, kata Said, juga siap memberikan pendampingan dan arahan agar kampung mampu menyesuaikan diri dengan kebijakan baru ini.

Sekda menekankan bahwa kondisi ini tidak boleh membuat kampung stagnan atau menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, kebijakan earmark diharapkan dapat mendorong kampung menjadi lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

“Yang terpenting adalah bagaimana kampung bisa membaca peluang, mengelola potensi dengan baik, dan menyusun prioritas yang benar agar pembangunan tetap berjalan,” kuncinya.

Sebagai informasi, target tahun 2026 memiliki komponen pendapatan untuk kampung yang bersifat Earmark sebesar Rp 303.262.626.000 yang terdiri dari DAK Fisik sebesar Rp 10.868.566.000 DAK Non Fisik sebesar Rp 204.714.904.000 serta Dana Desa sebesar Rp 87.679.156.000. (*/)

Penulis : Muhammad Izzatullah

Editor : Ikbal Nurkarim

Tags: BerauDana kampungMuhammad SaidSekda Berau
Previous Post

Kaliorang Serius Benahi Akses Jalan, Pemerintah Targetkan Mobilitas Warga Tak Terhambat Lagi

Next Post

Pemkab Berau Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dongkrak Ekonomi dan Dukung Sektor Pariwisata

admin

admin

Next Post

Pemkab Berau Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dongkrak Ekonomi dan Dukung Sektor Pariwisata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ketua Komisi I DPRD Berau Apresiasi Respons Cepat Disdamkarmat Meski Hadapi Keterbatasan

Ketua Komisi I DPRD Berau Apresiasi Respons Cepat Disdamkarmat Meski Hadapi Keterbatasan

by admin
29 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina memberikan apresiasi terhadap kinerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan...

Grace Warastuty Dorong Pemkab Berau Gunakan Data BPS untuk Dasar Pembangunan

Grace Warastuty Dorong Pemkab Berau Gunakan Data BPS untuk Dasar Pembangunan

by admin
29 Mei 2026
0

‎TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Anggota DPRD Berau, , mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau agar menyusun perencanaan pembangunan berdasarkan data yang...

Dedy Okto Ingatkan OPD Tak Hanya Bangun, Tapi Juga Rawat Fasilitas Publik

Dedy Okto Ingatkan OPD Tak Hanya Bangun, Tapi Juga Rawat Fasilitas Publik

by admin
29 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum di Kabupaten Berau dinilai harus diimbangi dengan komitmen pemeliharaan yang berkelanjutan....

Menanti Setetes Harapan di Tanjung Batu, Warga Bergantung pada Sumur Bor di Tengah Belum Tersedianya Air Bersih

Menanti Setetes Harapan di Tanjung Batu, Warga Bergantung pada Sumur Bor di Tengah Belum Tersedianya Air Bersih

by admin
29 Mei 2026
0

PULAU DERAWAN, PORTALBERAU – Di tengah pesatnya perkembangan kawasan wisata di Kecamatan Pulau Derawan, persoalan air bersih masih menjadi harapan...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In