MARATUA, PORTALBERAU – Pemkab Berau terus berupaya mempercepat penyelesaian pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Pulau Maratua. Fasilitas tersebut diharapkan segera difungsikan untuk meningkatkan pengelolaan sampah di kawasan wisata unggulan tersebut.
Dalam kunjungannya ke Maratua, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengungkapkan bahwa bangunan TPS3R pada dasarnya sudah tersedia. Saat ini pemerintah tengah mencari formulasi terbaik agar fasilitas tersebut dapat segera digunakan dengan anggaran yang lebih efisien.
“Sudah ada bangunan, tinggal kita atur atapnya supaya bisa difungsikan. Dari hasil diskusi, anggarannya bisa lebih hemat sekitar Rp600 juta sampai Rp700 juta. Targetnya mudah-mudahan bisa tahun ini, yang penting bisa difungsikan terlebih dahulu,” ujarnya.
Menurut Sri, percepatan operasional TPS3R menjadi langkah penting untuk menjawab persoalan sampah yang selama ini menjadi perhatian di Maratua, terutama sebagai daerah tujuan wisata yang terus berkembang.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Zulkifli Azhari, mengatakan keberadaan TPS3R nantinya akan menjadi pusat pengelolaan sampah di Maratua. Seluruh sampah yang dikumpulkan masyarakat maupun petugas kebersihan akan diarahkan ke fasilitas tersebut untuk diproses.
“Kalau sudah selesai dan bisa kita optimalkan, dengan rasio sampah di Maratua yang relatif lebih sedikit dibanding wilayah lain, saya kira bisa tertangani dengan baik,” katanya.
Zulkifli menjelaskan, kapasitas TPS3R yang dibangun cukup besar sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di pulau tersebut. Keberadaan fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung sektor pariwisata.
“Memang masyarakat membuang sampah di sini dan sampah yang diambil petugas juga dibawa ke sini. Karena itu dibangun TPS3R dengan kapasitas yang cukup besar. Mudah-mudahan pengelolaan sampah di Maratua bisa lebih baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan fisik TPS3R saat ini ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, sedangkan pengelolaannya nanti akan berada di bawah DLHK Berau.
“Pengelolaannya nanti oleh DLHK, sementara pembangunannya oleh DPUPR. Kami berharap bisa segera selesai. Dengan anggaran yang lebih efisien, volumenya mungkin disesuaikan, tetapi tetap dapat berfungsi optimal. Untuk kajian teknisnya nanti ada di DPUPR,” ungkapnya.
Pemkab Berau berharap TPS3R Maratua dapat segera beroperasi sehingga persoalan sampah di pulau wisata tersebut dapat ditangani lebih baik, sekaligus mendukung citra Maratua sebagai destinasi wisata yang bersih dan nyaman bagi wisatawan. (Adv)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





