TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Aksi pencurian yang berujung penikaman di Jalan Bujangga, Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, masih menyisakan teka-teki.
Hingga kini, pelaku belum berhasil diringkus, namun polisi mulai menemukan titik terang dari sejumlah barang bukti yang tertinggal di lokasi kejadian.
Polres Berau memastikan pengejaran terus dilakukan. Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, mengungkapkan bahwa jajarannya masih memburu pelaku yang diduga melakukan pencurian disertai kekerasan tersebut.
“Kami masih melakukan pengejaran. Beberapa saksi sudah diperiksa untuk mencari petunjuk tambahan,” ungkapnya.
Lanjutnya, dua barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), yakni sandal dan badik, kini menjadi petunjuk penting. Polisi meyakini, benda tersebut memiliki keterkaitan kuat dengan pelaku dan berpotensi membuka jalan pengungkapan kasus.
Namun, proses penyelidikan tidak berjalan mudah. Minimnya saksi serta ketiadaan kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyidik dalam mengidentifikasi pelaku.
Meski begitu, aparat kepolisian menegaskan tidak akan menyerah. Ridho bahkan menyebut, kasus ini menjadi perhatian khusus, dengan tim Satreskrim yang terus bekerja maksimal, bahkan hingga lembur.
“Tidak ada kejahatan yang sempurna. Kami akan ungkap siapa pelakunya,” tegasnya.
Ia menyebut, pihaknya mengajak masyarakat untuk berperan aktif. Informasi sekecil apa pun terkait kepemilikan barang bukti yang ditemukan di TKP dinilai dapat membantu mempercepat pengungkapan kasus.
Sementara itu, kondisi korban dilaporkan mulai membaik. Hal ini membuka peluang bagi penyidik untuk menggali keterangan lebih rinci, termasuk ciri-ciri pelaku yang sempat dilihat langsung saat kejadian berlangsung.
“Harapannya korban bisa memberikan ciri-ciri yang lebih spesifik untuk mempersempit pencarian,” jelasnya.
Terkait motif, AKBP Ridho mengakui pihaknya masih melakukan pendalaman. Dugaan sementara mengarah pada tindak pencurian yang disertai kekerasan.
Adapun isu lain yang berkembang di masyarakat, kata dia, seperti kemungkinan adanya unsur dendam, belum dapat dipastikan kebenarannya.
Dirinya menambahkan, dari berbagai petunjuk yang mulai terkumpul, polisi optimistis pelaku segera terungkap.
“Upaya tanpa henti pun terus kita lakukan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat Tanjung Redeb,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





