TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) terus memacu realisasi pembangunan rumah relokasi bagi warga Kampung Long Ayap yang terdampak bencana.
Hingga saat ini, progres pelaksanaan program tersebut telah memasuki tahap pengukuran lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan rumah beserta kelengkapan pendukungnya.
Kepala Disperkim Kabupaten Berau, Mulyadi, mengatakan bahwa tahapan awal ini menjadi fondasi penting sebelum masuk ke proses pembangunan fisik. Menurutnya, seluruh perencanaan dilakukan secara menyeluruh agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
“Progres sejauh ini adalah pengukuran lahan yang direncanakan untuk pembangunan rumah relokasi dan kelengkapannya secara keseluruhan,” ujar Mulyadi saat dikonfirmasi, Senin (2/1/26).
Ia menjelaskan, pembangunan rumah relokasi ini telah masuk dalam perencanaan anggaran murni tahun 2026. Pada tahap awal, pemerintah menyiapkan pembangunan sebanyak 37 unit rumah dengan total anggaran sekitar Rp5 miliar.
“Harapan kami, kalau bisa rampung di tahun ini juga sesuai harapan masyarakat kampung yang terdampak bencana. Yang jelas, sudah terkaver di anggaran murni tahun 2026 ada 37 rumah dengan anggaran sekitar 5 miliar,” jelasnya.
Selain itu, Disperkim juga menargetkan sisa kebutuhan sebanyak 39 unit rumah dapat diselesaikan melalui anggaran perubahan atau Anggaran Belanja Tambahan (ABT) pada tahun yang sama. Dengan skema tersebut, seluruh warga terdampak diharapkan dapat segera menempati hunian yang layak dan aman.
“Semoga sisanya 39 rumah bisa rampung di tahun 2026 di anggaran ABT,” tuturnya.
Lebih lanjut, Mulyadi menyampaikan bahwa pihaknya optimistis pembangunan tahap awal dapat diselesaikan lebih cepat dari target, sehingga fokus pelaksanaan pada anggaran perubahan dapat dilakukan secara maksimal.
“Mudahan di anggaran murni ini sudah bisa rampung di bulan Agustus, sehingga kami bisa konsen di ABT untuk menyelesaikan sisanya,” ujarnya.
Ia menegaskan, Disperkim Kabupaten Berau berkomitmen penuh untuk mewujudkan harapan warga Kampung Long Ayap agar program relokasi ini dapat rampung seluruhnya pada tahun 2026.
Komitmen tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menempatkan program perumahan sebagai salah satu prioritas nasional.
“Apalagi program relokasi ini termasuk program strategis nasional oleh Presiden RI dalam program tiga juta rumah,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





