TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, kembali mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikannya sebagai bagian dari dorongan reformasi birokrasi yang lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Dalam kesempatannya, ia menekankan bahwa ASN harus mengubah pola pikir lama yang cenderung ingin dilayani, menjadi aparatur yang benar-benar hadir sebagai pelayan masyarakat.
Menurutnya, kualitas pelayanan publik menjadi salah satu tolok ukur utama keberhasilan pemerintah daerah.
“Kita ini pelayan, bukan untuk dilayani. Kritik masyarakat adalah suara yang harus kita dengarkan dan jadikan bahan evaluasi,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kecepatan respons dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menindaklanjuti laporan maupun keluhan masyarakat. Baik yang disampaikan secara langsung, melalui media massa, hingga platform digital seperti media sosial.
“Jangan tunggu viral baru bergerak. Begitu ada laporan, sekecil apa pun, harus segera ditindaklanjuti. Itu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sri menuturkan, keterbukaan terhadap kritik harus menjadi budaya kerja di lingkungan birokrasi. Ia meminta ASN tidak defensif, melainkan menjadikan masukan masyarakat sebagai peluang untuk memperbaiki kinerja.
“Kalau ada kritik, jangan alergi. Justru itu tanda masyarakat peduli. Tugas kita adalah menjawab dengan kerja nyata, bukan sekadar klarifikasi,” katanya.
Lebih lanjut, ia mendorong percepatan reformasi birokrasi berbasis digital guna meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan.
Digitalisasi, menurutnya juga tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga mempercepat pengambilan keputusan serta meminimalisir potensi maladministrasi.
“Era sekarang menuntut kita serba cepat dan tepat. Manfaatkan teknologi untuk memangkas birokrasi yang berbelit. Pelayanan harus mudah diakses, jelas, dan tidak bertele-tele,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dan profesionalisme ASN dalam menjalankan tugas. Pelayanan yang baik, kata dia, harus dibarengi dengan sikap ramah, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Jangan sampai masyarakat merasa dipersulit atau diabaikan. Kita digaji oleh negara untuk melayani, jadi berikan yang terbaik,” kuncinya. (ADV)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





