• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
17NovGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Empat Kampung di Berau Diusulkan Jadi Kawasan Ekonomi Nelayan, KNMP 2027 Dibidik

admin by admin
2 November 2026
in Berau
0
Empat Kampung di Berau Diusulkan Jadi Kawasan Ekonomi Nelayan, KNMP 2027 Dibidik

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai menyiapkan pengembangan kawasan perikanan pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2027. Empat kampung disiapkan untuk diusulkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Keempat kampung tersebut yakni Talisayan, Tabalar Muara, Payung-Payung, dan Tanjung Prepat. Pengembangan kawasan ini diharapkan tidak sekadar menghadirkan fasilitas penunjang aktivitas nelayan, tetapi juga mampu membentuk pusat ekonomi perikanan yang melayani masyarakat pesisir di sekitarnya.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Abdul Majid, mengatakan empat lokasi tersebut telah disiapkan untuk masuk dalam usulan program tahun 2027. Meski demikian, seluruhnya masih harus melalui tahapan penilaian dan verifikasi teknis dari pemerintah pusat.

Salah satu persyaratan utama yang menjadi perhatian adalah kepastian status lahan. Lokasi yang diusulkan harus berstatus clean and clear agar tidak menimbulkan persoalan dalam proses pembangunan.

“Tim teknis dari KKP akan turun langsung untuk mengecek kondisi tanah dan memastikan kesesuaiannya. Kalau ada yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis, tentu bisa saja tidak dilanjutkan,” ujarnya.

Selain status lahan, sejumlah aspek lain juga menjadi pertimbangan, mulai dari jumlah nelayan, akses pendaratan ikan, pengelolaan hasil tangkapan hingga sistem pemasaran. Persyaratan tersebut diperlukan agar keberadaan KNMP benar-benar mampu mendukung rantai kegiatan perikanan masyarakat.

Salah satu lokasi yang dinilai memiliki potensi pengembangan kawasan adalah Kampung Tanjung Prepat. Letaknya yang berdekatan dengan Kampung Bidukbiduk menjadi salah satu pertimbangan dalam pengusulan tersebut.

Majid menjelaskan, KNMP di Tanjung Prepat nantinya diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat aktivitas atau hub perikanan bagi nelayan dari kampung-kampung sekitar. Dengan begitu, fasilitas yang dibangun tidak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, tetapi juga dapat menjangkau wilayah pesisir lainnya.

Kendati demikian, realisasi usulan tersebut tetap bergantung pada hasil verifikasi KKP. Majid mencontohkan, pada pengusulan KNMP 2026, tidak seluruh daerah di Kalimantan Timur yang mengajukan program dapat melanjutkan ke tahap pembangunan. Salah satu kendala yang ditemukan berkaitan dengan status lahan.

Di sisi lain, pelaksanaan program KNMP yang telah berjalan di Berau juga masih membutuhkan sejumlah penyesuaian berdasarkan kondisi lapangan. Saat ini, pembangunan di Kampung Buyung-Buyung dan Kampung Balikukup masih dalam proses pengerjaan.

Menurut Majid, perencanaan yang telah disusun terkadang perlu disesuaikan setelah tim melakukan pemeriksaan langsung di lokasi. Salah satunya di Kampung Buyung-Buyung, yang membutuhkan pekerjaan pengurukan lahan sebelum pembangunan fasilitas pabrik es dan cold storage dapat dilaksanakan.

“Perencanaan awal yang telah disusun kadang tidak sepenuhnya sesuai pada saat verifikasi lapangan. Karena kondisi lapangan ternyata ada yang berubah dari perencanaan, otomatis ada pekerjaan yang harus disesuaikan,” jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan tambahan tersebut, Diskan Berau akan kembali mengusulkan penyesuaian agar dapat diakomodasi dalam pelaksanaan program.

Lebih jauh, Majid berharap KNMP tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan aktivitas ekonomi perikanan yang lebih terintegrasi, mulai dari pengelolaan hasil tangkapan, penyimpanan, distribusi hingga pemasaran.

Pengembangan kawasan nelayan juga berpeluang disinergikan dengan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kolaborasi kedua program tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem usaha perikanan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan nelayan.

“Kami berharap empat lokasi yang diusulkan untuk 2027 bisa disetujui menjadi KNMP untuk memperkuat sektor perikanan dan mendukung kesejahteraan masyarakat nelayan,” pungkasnya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Dedy Warseto

Previous Post

Gamalis Dorong Mararua Jazz Tetap Eksis, Bidik Kolaborasi Swasta hingga Sabah

admin

admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Empat Kampung di Berau Diusulkan Jadi Kawasan Ekonomi Nelayan, KNMP 2027 Dibidik

Empat Kampung di Berau Diusulkan Jadi Kawasan Ekonomi Nelayan, KNMP 2027 Dibidik

by admin
2 November 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai menyiapkan pengembangan kawasan perikanan pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih...

Gamalis Dorong Mararua Jazz Tetap Eksis, Bidik Kolaborasi Swasta hingga Sabah

Gamalis Dorong Mararua Jazz Tetap Eksis, Bidik Kolaborasi Swasta hingga Sabah

by admin
2 November 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berharap Festival Mararua Jazz tetap berlangsung secara berkelanjutan meski di tengah keterbatasan...

DLHK Berau Sebut Hampir Seluruh Titik Sanksi Administrasi Tuntas, Tinggal Satu Lokasi

DLHK Berau Sebut Hampir Seluruh Titik Sanksi Administrasi Tuntas, Tinggal Satu Lokasi

by admin
2 November 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau menyebut proses penanganan titik yang menjadi objek sanksi...

Disbun Berau Awasi Permainan Harga TBS, Petani Sawit Swadaya Diminta Tak Dirugikan

Disbun Berau Awasi Permainan Harga TBS, Petani Sawit Swadaya Diminta Tak Dirugikan

by admin
2 November 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Keluhan petani kelapa sawit swadaya di Kabupaten Berau terkait rendahnya harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS)...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In