TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Turnamen gateball dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216 tak sekadar menjadi ajang kompetisi. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menjaring atlet potensial sekaligus memperkuat pembinaan olahraga gateball di Bumi Batiwakkal.
Turnamen yang dibuka pada Jumat (9/10/2026) di Lapangan Sepak Bola Batiwakkal, Jalan Murjani I, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, tersebut berlangsung hingga 11 Oktober 2026. Sebanyak 18 tim dari Berau, Kutai Timur, Balikpapan, dan Kalimantan Utara turut ambil bagian.
Ketua Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Berau, Juli Aswinsyah, mengatakan turnamen ini menjadi sarana untuk mengevaluasi hasil pembinaan sekaligus mengidentifikasi atlet yang memiliki potensi meraih prestasi.
Menurutnya, kompetisi tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, menyusun strategi, dan menambah pengalaman bertanding dengan peserta dari daerah lain.
“Melalui ajang ini, kami berharap dapat melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing, khususnya atlet gateball Berau. Kegiatan ini juga bertujuan menyaring atlet yang memiliki potensi untuk berprestasi,” ujarnya.
Juli menjelaskan, dari 18 tim yang berpartisipasi, lima tim berasal dari Kutai Timur, dua tim dari Balikpapan, enam tim dari Kalimantan Utara, dan lima tim dari Berau. Adapun kategori yang dipertandingkan meliputi triple campuran dan beregu campuran.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, semangat kebersamaan dan silaturahmi antarpemain merupakan bagian penting dalam membangun perkembangan olahraga gateball.
“Kami berharap seluruh atlet menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung sportivitas, dan menjaga semangat kekeluargaan. Silaturahmi antargateballer juga menjadi hal yang penting,” katanya.
Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas melalui Staf Ahli Sekretariat Daerah Berau, Andi Marewangeng, menyampaikan apresiasi kepada Pergatsi Berau dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.
Ia menilai, kegiatan olahraga seperti ini memberikan manfaat lebih luas daripada sekadar kompetisi. Selain mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat dan aktif, turnamen juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antardaerah.
“Turnamen ini merupakan ajang kompetisi sekaligus momentum untuk mengajak masyarakat semakin aktif berolahraga, menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi, serta mendorong perkembangan olahraga gateball,” ungkapnya.
Andi mengatakan, semakin beragamnya cabang olahraga yang diminati masyarakat membuka peluang bagi warga untuk memilih aktivitas fisik sesuai minat mereka. Gateball menjadi salah satu cabang yang berpotensi dikembangkan karena mengedepankan kebersamaan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkompetisi secara sehat.
Saat ini, pembinaan gateball di Kabupaten Berau juga berada dalam naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) melalui Pergatsi. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk memperkuat pembinaan atlet secara lebih terarah, termasuk mempersiapkan atlet yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Karena itu, ia berharap turnamen ini menjadi langkah awal untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial sekaligus memperkuat komunitas gateball di Berau.
“Kami berharap turnamen ini menjadi awal untuk menemukan bibit atlet gateball Berau yang berpotensi, membangun komunitas yang semakin kuat, dan membawa nama Berau serta Kalimantan Timur ke tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.
Andi juga berpesan agar seluruh peserta bertanding dengan penuh semangat, menghormati keputusan wasit, dan menjadikan persaingan sebagai bagian dari proses meningkatkan kemampuan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Berau berharap olahraga gateball semakin dikenal dan diminati masyarakat dari berbagai kalangan. Dengan pembinaan berkelanjutan dan partisipasi masyarakat yang semakin luas, gateball diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus mendukung penguatan budaya hidup sehat di Kabupaten Berau.
Penulis: Wahyudi
Editor: Dedy Warseto





