• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
19AguGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Karhutla Berau Belum Reda, Stok BBM Damkar Diprediksi Hanya Cukup Dua Pekan

admin by admin
28 Agustus 2026
in Berau, Pembangunan
0
Karhutla Berau Belum Reda, Stok BBM Damkar Diprediksi Hanya Cukup Dua Pekan

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau masih menghadapi sejumlah kendala dalam menjalankan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah.

Selain kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional armada, keterbatasan fasilitas pendukung seperti selang pemadam dan alat pelindung diri (APD) turut menjadi perhatian.

Kondisi tersebut dikhawatirkan memengaruhi kelancaran penanganan karhutla apabila kejadian terus berlangsung.

Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan persediaan BBM yang dimiliki saat ini diperkirakan hanya mampu menunjang operasional sekitar dua pekan ke depan jika tidak ada tambahan bantuan.

“BBM kita perkirakan mungkin hanya sampai dua minggu ke depan jika tidak ada tambahan bantuan. Tapi kelihatannya masih ada bantuan-bantuan, baik BBM maupun logistik,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan BBM. Kondisi sejumlah peralatan pemadaman juga menjadi kendala di lapangan, terutama selang yang sudah mengalami kebocoran.

“Peralatan, selang-selang kita banyak yang sudah bocor. Kemudian APD kita juga kurang. Yang kasihan teman-teman di lapangan,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan operasional, Disdamkarmat juga mengandalkan dukungan dari pihak swasta. Sebelumnya, Bupati Berau telah mengimbau perusahaan yang beroperasi di wilayah Berau untuk turut membantu penanganan karhutla.

Rakhmadi menyebut sebagian perusahaan maupun pihak lainnya telah memberikan bantuan, terutama dalam bentuk BBM dan logistik. Namun, menurutnya, masih terdapat perusahaan yang belum memberikan respons terhadap kebutuhan penanganan karhutla.

“Sebagian besar sudah ada bantuan dari perusahaan maupun pemerintah, tapi sebagian lagi masih slow response,” ungkapnya.

Di tengah keterbatasan personel, Disdamkarmat juga mendapat dukungan dari masyarakat melalui relawan kebakaran. Selain Masyarakat Peduli Api (MPA), terdapat relawan kebakaran yang membantu tugas pemadaman bersama petugas.

Rakhmadi mengatakan jumlah relawan yang aktif memang belum banyak. Namun, keberadaan mereka cukup membantu petugas, khususnya ketika intensitas penanganan karhutla meningkat.

“Kalau tim relawan ada MPA, Masyarakat Peduli Api. Kalau di Damkar ada relawan kebakaran, namanya Red Car, tapi memang belum banyak,” jelasnya.

Ia menyebut saat ini terdapat sekitar tiga relawan kebakaran yang aktif membantu operasional di lapangan.

“Yang jalan, misalnya belakangan itu ada tiga relawan kebakaran. Mereka luar biasa, setiap hari juga membantu,” tuturnya.

Rakhmadi juga meminta perusahaan yang memiliki konsesi maupun izin penggunaan lahan di wilayah Berau untuk lebih aktif melakukan pencegahan dan penanganan ketika muncul titik api di area masing-masing.

Ia menyebut, banyak titik kebakaran berada di wilayah yang berkaitan dengan konsesi atau izin penggunaan lahan. Karena itu, perusahaan dinilai memiliki peran penting dalam melakukan deteksi dini dan penanganan awal.

“Areanya banyak dimiliki oleh konsesi dan izin penggunaan lahan. Artinya titik-titik itu justru banyak berada di mereka. Mereka harusnya lebih care ketika mengetahui ada titik-titik api,” tegasnya.

Ia berharap perusahaan tidak hanya menunggu ketika kebakaran sudah meluas, tetapi ikut bergerak sejak api atau indikasi kebakaran pertama kali terdeteksi.

“Dari kondisi karhutla yang masih menjadi ancaman, kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, masyarakat, relawan, dan seluruh pihak kita nilai menjadi kunci agar penanganan di lapangan dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” kuncinya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Titik Panas Berau Turun Drastis, Bupati Sri Juniarsih Ingatkan Warga Tak Lengah Hadapi Karhutla

admin

admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Karhutla Berau Belum Reda, Stok BBM Damkar Diprediksi Hanya Cukup Dua Pekan

Karhutla Berau Belum Reda, Stok BBM Damkar Diprediksi Hanya Cukup Dua Pekan

by admin
28 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau masih menghadapi sejumlah kendala dalam menjalankan operasi pemadaman...

Titik Panas Berau Turun Drastis, Bupati Sri Juniarsih Ingatkan Warga Tak Lengah Hadapi Karhutla

by admin
28 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Jumlah titik panas (hotspot) di Kabupaten Berau menunjukkan penurunan signifikan di tengah kondisi cuaca ekstrem dan...

Pemkab Berau Minta OMC Diperpanjang, Lima Kali Penerbangan Sudah Dilakukan

Pemkab Berau Minta OMC Diperpanjang, Lima Kali Penerbangan Sudah Dilakukan

by admin
28 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemkab Berau berharap pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bumi Batiwakkal dapat diperpanjang. Permintaan tersebut disampaikan...

Aplikasi Rapun Disiapkan Jadi Pusat Informasi Pemkab Berau, 43 OPD Bakal Terhubung

Aplikasi Rapun Disiapkan Jadi Pusat Informasi Pemkab Berau, 43 OPD Bakal Terhubung

by admin
28 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong penguatan keterbukaan informasi publik dengan menyiapkan satu platform yang mampu menghimpun...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In