TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Satu bulan lebih sudah berlalu pasca penikaman yang dialami Ramli, warga Jalan Bujangga. Namun, hingga kini jajaran kepolisian belum mampu mengungkap pelaku atas peristiwa yang sempat menggegerkan warga itu.
Wakapolres Berau, Kompol Noor Dhianto, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti sebelum pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Menurutnya, berbagai langkah penyelidikan dan pengejaran terus dilakukan oleh tim Satreskrim untuk mempersempit ruang gerak pelaku. Ia pun memastikan bahwa kepolisian berkomitmen penuh dalam mengungkap kasus tersebut, demi memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat.
“Kami tidak akan tinggal diam. Saat ini Satreskrim masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. Cepat atau lambat, yang bersangkutan pasti akan kami tangkap dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegas Noor Dhianto.
Meski demikian, pihaknya belum dapat mengungkapkan secara rinci perkembangan penyelidikan yang sedang berlangsung.
Hal itu dilakukan untuk menjaga efektivitas proses pengejaran, dan menghindari bocornya informasi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku.
Dirinya menjelaskan bahwa saat ini fokus utama aparat adalah menemukan keberadaan pelaku dan mengumpulkan sejumlah informasi yang dapat mendukung proses penangkapan.
Karena itu, ia meminta masyarakat untuk bersabar dan memberikan kepercayaan kepada pihak kepolisian dalam menangani kasus tersebut.
“Kami belum bisa menyampaikan banyak informasi. Yang jelas, tim kami masih bekerja di lapangan dan terus memburu pelaku,” klaimnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku agar segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Dukungan dan kerja sama masyarakat dinilai sangat penting, untuk membantu mempercepat proses pengungkapan kasus.
“Dengan pengejaran yang masih berlangsung, kami optimistis pelaku tidak akan dapat menghindar dari jeratan hukum,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi pencurian dan kekerasan terjadi di RT 1 Jalan Bujangga, Kelurahan Bedungun, Tanjung Redeb, Selasa (28/4) sekira pukul 21.00 Wita.
Korban yang saat itu sedang bersantai, mendengar ada suara langkah kaki masuk ke dalam rumahnya. Merasa curiga, ia pun ke ruang tamu untuk melihat.
Saat melihat pelaku, korban terkejut, begitu juga pelaku. Pelaku yang menggunakan senjata tajam jenis badik, langsung menusuk korban yang mengenai mengenai bagian punggung.
Menurut keterangan keponakan korban, Rio, aksi itu terjadi saat kondisi rumah tengah ramai. “Jadi habis menusuk pelaku kabur, tante saya teriak,” ucapnya. (*/)
Editor: Ikbal Nurkarim




