TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Peluang pengembangan kawasan pesisir di Kabupaten Berau melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih terus diperluas. Setelah Kampung Biduk-Biduk dan Buyung-Buyung lebih dahulu masuk dalam usulan program nasional tersebut, kini Kampung Dumaring dan Talisayan didorong untuk mendapatkan kesempatan serupa.
Anggota DPRD Berau, Abdul Waris, menilai kedua wilayah tersebut memiliki potensi besar di sektor perikanan sehingga layak diikutsertakan dalam program unggulan pemerintah pusat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Waris, upaya memperjuangkan Dumaring dan Talisayan telah menjadi perhatian bersama agar pembangunan kawasan nelayan di Berau dapat berlangsung lebih merata.
“Biduk-Biduk dan Buyung-Buyung sudah. Tinggal kita dorong lagi ke depan Dumaring dan Talisayan agar masuk dalam program yang sama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan agenda nasional yang menargetkan pembentukan 1.000 kampung nelayan di berbagai daerah Indonesia. Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan nelayan, tetapi juga penguatan infrastruktur penunjang sektor perikanan.
Waris mengungkapkan dirinya sempat bertemu dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rudy Heriyanto, untuk membahas peluang penetapan lokasi program di Kabupaten Berau.
Dari hasil pembahasan tersebut, setiap kampung yang ditetapkan dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih berpotensi memperoleh dukungan anggaran sekitar Rp20 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Anggaran itu nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), gudang penyimpanan berpendingin (cold storage), dermaga, hingga sarana dan prasarana lainnya yang menunjang aktivitas nelayan.
“Program ini bukan hanya bantuan untuk nelayan, tetapi juga pembangunan fasilitas penunjang yang akan memperkuat sektor perikanan di daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Waris menyebut tim dari KKP telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna memastikan kesiapan lokasi serta kebutuhan infrastruktur yang diperlukan sebelum program dijalankan.
“KKP sudah turun melakukan survei untuk memastikan lokasi dan bangunan yang akan dibangun,” katanya.
Melalui program tersebut, ia berharap produktivitas sektor perikanan di Berau dapat meningkat sekaligus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Dengan adanya program ini, kita berharap kesejahteraan masyarakat pesisir bisa lebih baik lagi ke depannya,” kuncinya. (ADV)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





