TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum di Kabupaten Berau dinilai harus diimbangi dengan komitmen pemeliharaan yang berkelanjutan.
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak hanya fokus membangun fasilitas baru, tetapi juga memastikan sarana yang telah tersedia tetap berfungsi optimal untuk masyarakat.
Menurutnya, kualitas pelayanan publik tidak hanya diukur dari banyaknya pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah, tetapi juga dari kemampuan menjaga dan merawat aset yang sudah dibangun menggunakan anggaran negara.
“Fasilitas umum harus dijaga dengan baik. Jangan hanya membangun, tapi juga merawat,” tegasnya.
Ia menyoroti berbagai fasilitas yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari pedestrian, lampu penerangan jalan umum (PJU), lampu lalu lintas, hingga sarana pelayanan publik lainnya. Keberadaan fasilitas tersebut, kata dia, menjadi wajah pelayanan pemerintah yang setiap hari dirasakan masyarakat.
Dirinya menilai masih terdapat sejumlah fasilitas publik yang memerlukan perhatian lebih, terutama dalam hal perawatan rutin dan pengawasan di lapangan. Kondisi fasilitas yang rusak atau tidak berfungsi maksimal kerap memicu keluhan warga dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan masyarakat.
Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya dapat diminimalkan apabila setiap OPD memiliki sistem pemantauan dan evaluasi berkala terhadap aset yang menjadi tanggung jawabnya.
“Pelayanan publik harus optimal. Karena itu, pengawasan terhadap fasilitas yang ada harus dilakukan secara rutin agar kerusakan bisa diketahui lebih cepat dan segera ditangani,” ujarnya.
Politikus Partai NasDem itu menegaskan bahwa pemeliharaan fasilitas umum merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Aset daerah yang telah dibangun dengan anggaran besar tidak boleh dibiarkan mengalami kerusakan akibat kurangnya perhatian dan perawatan.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari proyek yang selesai dikerjakan, tetapi juga dari seberapa lama manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, perawatan fasilitas publik harus menjadi agenda yang sama pentingnya dengan pembangunan itu sendiri.
“Masyarakat tentu ingin menikmati fasilitas yang nyaman, aman, dan bisa digunakan dalam jangka panjang. Karena itu pemeliharaan harus menjadi perhatian serius,” katanya.
Ia berharap seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau dapat meningkatkan kepedulian terhadap aset dan fasilitas publik yang dikelola. Dengan fasilitas yang terawat, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal dan manfaat pembangunan daerah benar-benar dirasakan secara berkelanjutan.
“Menjaga fasilitas publik bukan sekadar urusan teknis pemeliharaan, melainkan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kuncinya. (ADV)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





