TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Berau terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui program pengembangan 20 produk unggulan kampung yang menyasar delapan kampung di wilayah tersebut.
Program ini diinisiasi oleh Yayasan Konservasi Alam sebagai mitra kerja pemerintah daerah, yang selama ini turut berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan, termasuk penguatan UMKM berbasis potensi lokal.
Fokus utama program ini adalah mendorong hilirisasi produk unggulan daerah, seperti kakao, pala, lada, dan jahe, agar memiliki nilai tambah serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik lokal maupun nasional.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Berau, Eva Yunita, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan menjadi kunci dalam mendorong kemajuan UMKM di Berau.
“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan seperti ini. Ini merupakan langkah nyata yang dilakukan mitra kerja pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan pelaku usaha yang memiliki kapasitas dan daya saing produk, sehingga mampu bersaing di pasaran lokal maupun nasional,” ujarnya.
Eva menambahkan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas, inovasi, serta pengemasan produk agar lebih kompetitif.
Dengan menyasar delapan kampung, diharapkan setiap wilayah mampu mengembangkan potensi khasnya menjadi produk unggulan yang berkelanjutan. Hilirisasi komoditas seperti kakao, pala, lada, dan jahe dinilai memiliki prospek besar jika dikelola secara optimal.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesinambungan program serupa di masa mendatang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan mitra harus terus diperkuat agar dampaknya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Kolaborasi seperti ini yang kita harapkan bisa terus berkelanjutan, sehingga pengembangan UMKM di Berau semakin kuat dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





