TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang diduga merupakan rumah sewaan atau bangsalan di Jalan Dermaga, Gang Mandiri, Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb, Selasa sore.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang berada di kawasan permukiman padat tersebut.
Peristiwa ini sontak memicu kepanikan warga. Sejumlah penghuni dan masyarakat sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Sebagian lainnya terlihat berupaya mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan sebelum kobaran api semakin meluas.
Salah seorang warga setempat, Andi (34), mengaku api pertama kali terlihat dari bagian dalam bangunan dan dengan cepat membesar.
“Awalnya terlihat asap saja, tidak lama langsung api besar. Kami langsung teriak minta tolong dan bantu evakuasi barang,” ujarnya di lokasi kejadian.
Warga lainnya, Siti (41), menyebut kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat menjalar ke seluruh bagian rumah.
“Cepat sekali apinya membesar, mungkin karena bangunannya kayu. Kami semua panik, takut merembet ke rumah lain,” katanya.
Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan dapat disaksikan dari sejumlah titik di sekitar Jalan Dermaga.
Akses jalan yang sempit di dalam gang sempat menyulitkan proses penanganan awal, sehingga warga berinisiatif melakukan pemadaman seadanya sambil menunggu petugas datang.
Tak lama berselang, tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Berau tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain yang berhimpitan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi kembali menyala.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun jumlah kerugian yang ditimbulkan.
Informasi sementara menyebutkan bangunan yang terbakar merupakan rumah sewaan yang dihuni beberapa kepala keluarga.
Aparat setempat masih melakukan pendataan terhadap warga terdampak serta menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Warga berharap adanya bantuan cepat bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat insiden ini, sementara situasi di lokasi masih dipadati masyarakat yang menyaksikan proses penanganan. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





