• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
4JulGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Pencairan Dana Kampung di Berau Belum 50 Persen, Prioritas Dialihkan ke Belanja Wajib

admin by admin
10 April 2026
in Berau
0
Pencairan Dana Kampung di Berau Belum 50 Persen, Prioritas Dialihkan ke Belanja Wajib

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Realisasi pencairan dana kampung di Kabupaten Berau hingga saat ini masih belum mencapai 50 persen.

Sejumlah kampung disebut masih dalam tahap proses, seiring dengan penyesuaian terhadap kondisi anggaran yang mengalami penurunan signifikan.

Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu, mengungkapkan bahwa keterlambatan pencairan bukan disebabkan perubahan regulasi, melainkan lebih pada strategi kampung dalam menentukan skala prioritas penggunaan anggaran.

“Kalau dari hasil rapat kemarin, memang pencairannya belum sampai 50 persen. Tapi ini masih berproses. Mungkin sekarang sudah ada tambahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kampung-kampung saat ini cenderung lebih berhati-hati dalam mengalokasikan anggaran, mengingat besaran dana yang diterima mengalami penurunan cukup drastis dibanding sebelumnya.

“Bukan karena syaratnya berubah, tetap sama. Hanya saja nominalnya yang sangat berkurang. Jadi kampung harus benar-benar menghitung mana yang jadi prioritas,” jelasnya.

Menurut Tenteram, dalam kondisi keterbatasan anggaran tersebut, pemerintah kampung lebih memfokuskan penggunaan dana pada belanja wajib, seperti pembayaran gaji perangkat kampung, Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), hingga insentif bagi RT.

“Yang paling utama itu gaji perangkat kampung, BPK, insentif RT. Itu harus dipenuhi dulu,” tegasnya.

Selain itu, sejumlah kegiatan yang bersifat pelayanan langsung kepada masyarakat juga tetap menjadi prioritas, seperti operasional Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan kader Posyandu yang menjadi ujung tombak pelayanan di tingkat kampung.

“Kegiatan LKD harus tetap jalan, kader Posyandu juga harus tetap berjalan. Itu penting karena langsung menyentuh masyarakat,” ucapnya.

Sementara untuk kegiatan pembangunan fisik, lanjutnya, tidak semua kampung dapat melaksanakannya tahun ini. Hal tersebut sangat bergantung pada kemampuan keuangan masing-masing kampung, termasuk dari Pendapatan Asli Kampung (PAK).

“Ada kampung yang mungkin tidak bisa melaksanakan kegiatan fisik, tapi ada juga yang tetap bisa, terutama yang punya pendapatan asli kampung cukup,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa prioritas penggunaan dana desa secara umum tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, seperti untuk ketahanan pangan dan bantuan langsung kepada masyarakat.

“Kalau dana desa, prioritasnya tetap seperti ketahanan pangan dan bantuan langsung. Tapi tetap disesuaikan dengan kondisi kemampuan keuangan kampung,” jelasnya.

Tenteram berharap, dengan pengelolaan yang tepat dan penuh kehati-hatian, program-program prioritas di kampung tetap dapat berjalan meski dalam keterbatasan anggaran.

“Kalau masih ada sisa untuk kegiatan fisik, tentu itu bagus. Tapi kalau tidak, ya harus bersabar dan menyesuaikan dengan kondisi yang ada,” kuncinya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Dermaga Belum Rampung, Wisata Satu Pintu di Pulau Derawan Belum Optimal

Next Post

Hadapi Kendala Anggaran, KONI Berau Usulkan Skema Multi Years untuk Sport Center

admin

admin

Next Post
Hadapi Kendala Anggaran, KONI Berau Usulkan Skema Multi Years untuk Sport Center

Hadapi Kendala Anggaran, KONI Berau Usulkan Skema Multi Years untuk Sport Center

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Program Kampung Nelayan Merah Putih Terbuka untuk Berau, Penetapan Menunggu Pengajuan Daerah

Program Kampung Nelayan Merah Putih Terbuka untuk Berau, Penetapan Menunggu Pengajuan Daerah

by admin
25 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Kabupaten Berau dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi lokasi pengembangan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP),...

Bankeu 2027 Diubah Jadi Bantuan Langsung, Gubernur Kaltim Ingin Pemerataan Pembangunan Lebih Adil

Bankeu 2027 Diubah Jadi Bantuan Langsung, Gubernur Kaltim Ingin Pemerataan Pembangunan Lebih Adil

by admin
25 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tengah menyiapkan skema baru penyaluran bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten dan kota...

Wabup Gamalis Dorong Pengembangan Kopi Liberika Berau: Momentum Diversifikasi Ekonomi dan Kesejahteraan Petani

Wabup Gamalis Dorong Pengembangan Kopi Liberika Berau: Momentum Diversifikasi Ekonomi dan Kesejahteraan Petani

by admin
25 Juli 2026
0

GUNUNG TABUR, PORTALBERAU— Wakil Bupati Berau, Gamalis, memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Sekolah Tani Indonesia atas inisiatif menghadirkan ruang diskusi...

Guru SD di Balikpapan Diduga Dikeroyok Siswa Usai Tegur Siswa Merokok

Guru SD di Balikpapan Diduga Dikeroyok Siswa Usai Tegur Siswa Merokok

by admin
25 Juli 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU – Seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 017 Balikpapan Timur berinisial MA diduga menjadi korban pengeroyokan setelah menegur...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In