TANJUNG REDEB,PORTALBERAU – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk mendampingi para nelayan dalam pengurusan seluruh bentuk perizinan kapal maupun dokumen pendukung lainnya.
Hal ini disampaikan Ketua HNSI Berau, Suryadi Marzuki, sebagai bentuk perhatian organisasi terhadap polemik perizinan yang kerap membingungkan para nelayan.
Suryadi menuturkan bahwa HNSI Berau terus aktif menindaklanjuti berbagai pengajuan perizinan yang masuk dari nelayan lokal. Sejumlah berkas juga disebut hampir rampung dan menunggu tahapan finalisasi.
“Sejatinya HNSI Berau siap untuk memfasilitasi terkait izin para nelayan. Terlebih, kami telah menangani beberapa perizinan nelayan yang saat ini prosesnya sudah hampir selesai,” ujarnya sesaat setelah menghadiri puncak Hari Nusantara di Dinas Perikanan Berau pada Kamis (11/12/25).
Menurutnya, masalah perizinan yang berbelit ini sering menjadi kendala bagi para nelayan. Maka dari itu, HNSI hadir sebagai perpanjangan tangan untuk mempermudah hal tersebut.
“Kami hadir untuk membantu memangkas proses yang memang cukup panjang,” tegasnya.
HNSI Berau menekankan pentingnya keabsahan data dan kelengkapan dokumen dalam setiap pengajuan izin. Suryadi menjelaskan bahwa kesesuaian data menjadi faktor kunci agar izin dapat diproses cepat dan nelayan bisa melakukan aktivitas secara legal tanpa kendala di lapangan.
“Kami berharap data yang ada dapat sesuai, jadi nelayan di Kabupaten Berau dapat melakukan aktivitas secara legal di perairan Berau,” lanjutnya.
Ia menambahkan, HNSI terus membuka ruang konsultasi bagi nelayan yang masih bingung terkait persyaratan dokumen, pembaruan izin, maupun informasi terbaru mengenai aturan perkapalan. Pendampingan administratif juga disebut mulai diperkuat, agar nelayan tidak berjalan sendiri dalam proses pengurusan.
Di sisi lain, Suryadi berharap pemerintah daerah turut mempercepat integrasi data lintas instansi agar proses perizinan lebih efektif.
“Kolaborasi antara HNSI, Dinas Perikanan, dan pihak berwenang lainnya dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum bagi para pelaku sektor kelautan,” bebernya.
HNSI juga berupaya mengedukasi nelayan mengenai pentingnya legalitas, terutama terkait operasional di wilayah perairan yang diawasi ketat oleh aparat penegak hukum. Dengan memiliki izin yang lengkap, nelayan tidak hanya terhindar dari sanksi, tetapi juga dapat mengakses berbagai program bantuan yang mensyaratkan legalitas kapal dan identitas pemilik.
“Nelayan harus berani menanyakan prosesnya, jangan takut. Kami siap membantu,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





