PORTALBERAU, JAKARTA – Harga batu bara global kembali melemah setelah reli selama empat hari berturut-turut.
Dilansir dari berbagai sumber, pada perdagangan Kamis (3/7/2025), harga batu bara ICE Newcastle ditutup di angka US$112,5 per ton, turun sebesar US$1,5 atau 1,32% dibandingkan hari sebelumnya.
Sebelumnya, harga batu bara sempat melonjak hingga 7,4% dan menyentuh level US$127 per ton.
Kenaikan tersebut menjadi reli terpanjang selama sepekan terakhir, sebelum akhirnya terkoreksi pada perdagangan terbaru.
Seiring tren global, harga batu bara acuan (HBA) Indonesia yang ditetapkan pemerintah juga mengalami pelemahan di hampir seluruh segmen kalori.
Hanya HBA untuk batu bara kalori tinggi yang mencatatkan kenaikan.
HBA periode pertama Juli 2025 ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 217.K/MB.01/MEM.B/2025 yang ditandatangani oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada 30 Juni 2025.
Untuk batu bara kalori 5.300 kcal/kg GAR, HBA ditetapkan sebesar US$71,5 per ton, turun dari periode kedua Juni yang tercatat sebesar US$75,64 per ton.
Sementara itu, HBA batu bara kalori 4.100 kcal/kg GAR juga turun menjadi US$49,78 per ton, dari sebelumnya US$50,25 per ton.
Kemudian, untuk batu bara kalori rendah 3.400 kcal/kg GAR, HBA tercatat turun menjadi US$35,87 per ton dari posisi sebelumnya US$36,14 per ton pada akhir Juni 2025.
Sebaliknya, batu bara kalori tinggi dengan nilai 6.322 kcal/kg GAR mengalami kenaikan harga.
HBA-nya naik menjadi US$107,35 per ton, dibandingkan periode sebelumnya yang hanya sebesar US$98,61 per ton.
Penetapan HBA ini didasarkan pada Kepmen ESDM Nomor 72 Tahun 2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batu Bara.
Penetapan harga dilakukan dengan metode rata-rata tertimbang volume harga jual di titik serah secara FOB vessel.
Rentang pengambilan sampel mengacu pada transaksi penjualan dalam aplikasi ePNBP Minerba, yang mencakup data pengapalan minggu keempat dua bulan sebelumnya hingga minggu ketiga bulan sebelumnya.
Harga ini menjadi acuan untuk perhitungan pembayaran royalti sektor batu bara di Indonesia. (*/)





