• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
22FebGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Sempat Jadi Tempat Produksi Komuditas Beragam Hasil Lain

admin by admin
in Berau, Pemerintahan, Pemkab Berau
0
Sempat Jadi Tempat Produksi Komuditas Beragam Hasil Lain

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Pulau Maratua yang saat ini dikenal dengan pariwisatanya, diketahui memiliki mayoritas penduduk suku Bajau yang mata pencaharian utamanya adalah sebagai nelayan.

Camat Maratua, Ariyanto menerangkan, para nelayan yang berada di pulau Maratua kebanyakan merupakan nelayan tangkap yang menggunakan jaring dan alat pancing.

“Nelayan yang menggunakan keramba itu hanya segelintir saja, mayoritas langsung menangkap di laut,” ujar Ariyanto.

Lanjutnya, ia mengakui sekitar 15 hingga 20 tahun lalu, Maratua juga dikenal sebagai penghasil teripang dan mutiara. Namun, sekarang jumlahnya sudah jauh berkurang. Yang menjadi penyebab berkurangnya jumlah tripang dan mutiara disebabkan karena penangkapan besar-besaran yang dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pasar.

“Sekarang masih ada tapi tidak banyak, mungkin karena sering ditangkap jadi hewan laut tersebut berpindah tempat,” katanya.

Selain itu, ia juga mengatakan, nelayan Maratua juga sempat mengembangkan komoditas rumput laut. Namun, saat ini sudah tidak ada lagi, mengingat rumput laut adalah makanan kesukaan dari penyu.

“Karena memang makanan alami penyu, rumput laut banyak yang rusak karena dimakan oleh penyu, para petani pun tidak bisa berbuat banyak karena penyu hewan yang dilindungi,” jelasnya.

Ia mengatakan, petani rumput laut Maratua mampu menghasilkan produksi sesuai standar permintaan pasar. Diakuinya, dulu rumput laut asal Maratua sempat dipasarkan hingga ke luar daerah seperti Pulau Sulawesi. Tapi, saat ini sudah tidak ada lagi petani rumput laut di Maratua.

“Masyarakat pun saya lihat belum ada yang tertarik untuk mengembangkan potensi rumput laut ini. Dulu banyak petani rumput laut, karena Pulau Maratua berbentuk seperti huruf U biasanya di bagian dalam pulau petani biasa mengembangkan rumput laut, kalau di luar kan gelombang cukup besar,” tutupnya. (Yud/Ded)

Previous Post

Antisipasi Hoax, Kampung Pilanjau Gelar Pelatihan Media dan Fotografi Bagi Karang Taruna

Next Post

DPPKBPPPA Berau Gelar Peringatan Hari Ibu, Ini Pesan Bupati…!!!

admin

admin

Next Post
DPPKBPPPA Berau Gelar Peringatan Hari Ibu, Ini Pesan Bupati…!!!

DPPKBPPPA Berau Gelar Peringatan Hari Ibu, Ini Pesan Bupati…!!!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ribuan Peserta Padati Hari Pertama Pembagian Racepack Berau Coal Run 2026

Ribuan Peserta Padati Hari Pertama Pembagian Racepack Berau Coal Run 2026

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– PT Berau Coal kembali menggelar ajang olahraga tahunan Berau Coal Run 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan...

Persiapan Haji 2026 Dimatangkan, 212 Jemaah Asal Berau Ikuti Manasik Nasional

Persiapan Haji 2026 Dimatangkan, 212 Jemaah Asal Berau Ikuti Manasik Nasional

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Tahapan persiapan keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Berau terus dimatangkan. Kementerian Agama (Kemenag) Berau bersama ratusan calon...

Geliat UMKM Segah Menguat, Diskoperindag Dorong Sentra Pemasaran Terpadu

Geliat UMKM Segah Menguat, Diskoperindag Dorong Sentra Pemasaran Terpadu

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau terus mendorong pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan...

Musrenbang Tanjung Redeb Himpun 549 Usulan, Fokus Infrastruktur dan Penataan Perkotaan

Musrenbang Tanjung Redeb Himpun 549 Usulan, Fokus Infrastruktur dan Penataan Perkotaan

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanjung Redeb digelar pada Kamis (12/2/26) di Pendopo Kantor Camat Tanjung...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In