TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Tim bola basket Kabupaten Berau memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026. Tim putri membidik medali emas, sementara tim putra menargetkan medali perak pada nomor pertandingan 3×3.
Untuk mewujudkan target tersebut, tim basket Berau telah menjalani pemusatan latihan (TC) sejak Juli 2026. Dari total 16 atlet yang mengikuti seleksi awal, kini tersisa delapan atlet terbaik yang terdiri dari empat putra dan empat putri.
Pelatih Tim Bola Basket Berau, Rahmat, mengatakan proses seleksi dilakukan secara bertahap melalui evaluasi kemampuan dan perkembangan atlet selama menjalani TC.
“TC sudah kami lakukan sejak Juli sesuai arahan KONI dan Dispora. Dari 16 atlet, kemudian diseleksi hingga tersisa delapan orang, masing-masing empat putra dan empat putri,” ujarnya.
Dalam perjalanan persiapan, tim sempat menghadapi kendala akibat kabut asap yang melanda wilayah Berau beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut membuat aktivitas latihan harus dihentikan sementara.
Namun, setelah kualitas udara membaik, program latihan kembali berjalan. Sejak awal September hingga sekarang, para atlet menjalani latihan intensif dua kali sehari, yakni pagi dan sore.
Latihan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kemampuan individu sekaligus membangun kekompakan dan kerja sama tim sebelum menghadapi persaingan di Porprov.
Rahmat menjelaskan, cabang olahraga bola basket Berau akan turun pada nomor 3×3. Jumlah atlet yang dipersiapkan juga menyesuaikan kuota kontingen berdasarkan hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov.
“Untuk cabang basket, kuota yang diberikan sebanyak sembilan orang dalam satu kontingen. Rinciannya empat atlet putra, empat atlet putri, dan satu pelatih,” jelasnya.
Dengan komposisi atlet yang telah ditetapkan, Rahmat optimistis timnya mampu bersaing dan merealisasikan target medali di masing-masing kategori.
Meski demikian, persoalan kesiapan keberangkatan dan kebutuhan atlet selama mengikuti pertandingan masih menjadi perhatian. Hingga kini, tim pelatih mengaku belum memperoleh kepastian terkait sejumlah fasilitas yang akan diterima kontingen.
Rahmat menyebut, informasi yang telah diterima baru sebatas jadwal keberangkatan yang direncanakan menggunakan pesawat. Sementara besaran uang saku, fasilitas selama berada di lokasi pertandingan, hingga mekanisme kepulangan masih menunggu kejelasan.
“Yang sudah kami ketahui baru jadwal keberangkatan dan rencananya menggunakan pesawat. Namun, untuk uang saku, fasilitas selama di sana, termasuk kepulangan, kami belum mendapatkan informasi lebih lanjut,” ungkapnya.
Ia berharap Pemkab Berau bersama KONI dan Dispora segera merumuskan solusi untuk memenuhi kebutuhan kontingen. Terlebih, dalam pertemuan bersama Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau yang juga Ketua Kontingen Porprov, disampaikan bahwa anggaran yang tersedia saat ini baru sekitar Rp3 miliar.
Menurutnya, masih diperlukan upaya tambahan untuk menutupi kebutuhan pembiayaan, termasuk melalui kemungkinan pemanfaatan pos anggaran lain maupun dukungan dari pihak swasta.
“Kami berharap pemerintah daerah bisa menemukan solusi untuk kesiapan keberangkatan atlet. Karena anak-anak sudah berlatih dan mempersiapkan diri, tentu kami ingin seluruh kebutuhan mereka bisa diperhatikan sehingga dapat bertanding dengan maksimal,” pungkasnya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Dedy Warseto





