TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten Berau akan segera menyampaikan surat resmi kepada Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) RI, Nezar Patria, agar berbagai keluhan terkait jaringan telekomunikasi dan layanan internet di Bumi Batiwakkal dapat ditindaklanjuti pemerintah pusat.
Hal tersebut menjadi salah satu poin dalam pertemuan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, beserta jajaran dengan Wamen Komdigi beberapa waktu lalu.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pemerintah daerah perlu segera menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut melalui surat resmi.
“Jadi berbagai persoalan yang disampaikan dapat menjadi bahan bagi kementerian untuk mengupayakan solusi sesuai kewenangannya,” ujarnya, Kamis (22/10/26).
Menurutnya, persoalan konektivitas masih menjadi tantangan bagi Kabupaten Berau. Kondisi geografis yang luas serta keterbatasan anggaran membuat pemerataan akses internet, terutama di kawasan permukiman dan destinasi wisata, belum berjalan optimal.
Saat ini, Pemkab Berau telah menyediakan 1.495 titik WiFi gratis yang tersebar di berbagai fasilitas masyarakat.
“Rinciannya meliputi 363 titik di sekolah, 120 titik di sarana kesehatan, 156 titik di tempat ibadah, 163 titik di kantor kepala kampung dan BPK, serta 693 titik di fasilitas publik,” paparnya.
Namun, kapasitas layanan yang tersedia rata-rata masih sekitar 20 Mbps. Kondisi tersebut dinilai belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk untuk menunjang pelayanan publik berbasis digital.
“Melalui pertemuan dengan Wamen Komdigi, kami berharap persoalan jaringan internet di Berau mendapat perhatian pemerintah pusat. Karena itu, surat resmi perlu segera disampaikan agar keluhan dan kebutuhan daerah bisa diakomodasi,” jelasnya.
Selain peningkatan kapasitas WiFi, Pemkab Berau juga mengusulkan penguatan sinyal telekomunikasi di kawasan permukiman dan pariwisata.
“Perhatian khusus diberikan kepada Kecamatan Maratua dan Biduk-Biduk yang menjadi tujuan wisata unggulan di Kalimantan Timur,” tuturnya.
Pihaknya pun mendorong percepatan pembangunan 25 titik base transceiver station (BTS) yang telah diusulkan sejak 2023. Optimalisasi infrastruktur jaringan yang sudah tersedia melalui program pemerintah pusat dan operator seluler juga menjadi perhatian.
Ia berharap dukungan Kementerian Komdigi dan Kementerian Keuangan dapat mempercepat pemerataan jaringan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan digital di Kabupaten Berau.
“Harapan kami, masyarakat bisa menikmati akses internet yang lebih baik dan merata. Dukungan pemerintah pusat sangat diperlukan agar transformasi digital dan pelayanan publik di Berau dapat berjalan lebih optimal,” kuncinya.(*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Dedy Warseto





