TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Berau, Sarifatul Syadiah, menegaskan sikap politik partainya tetap mengacu pada arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Menurutnya, dinamika politik yang terus berkembang membuat koordinasi dan keselarasan kebijakan antara pengurus pusat dan daerah menjadi hal penting.
Sarifatul mengatakan, sebagai partai yang memiliki struktur organisasi berjenjang, DPD Golkar di daerah akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh pusat. Hal itu juga tercermin dalam pelaksanaan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar yang kegiatan dan teknis pelaksanaannya telah diarahkan secara nasional.
“Politik itu dinamis, tetapi apa pun kebijakannya, kami menunggu instruksi dari pusat. Seperti perayaan HUT hari ini, petunjuk teknisnya langsung dari pusat, mulai dari tabur bunga, tasyakuran, santunan, kegiatan sosial, hingga kegiatan lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keselarasan tersebut tidak hanya berlaku dalam pelaksanaan kegiatan partai, tetapi juga menjadi acuan dalam menentukan langkah politik ke depan. Karena itu, Golkar Berau akan terus mencermati kebijakan DPP dalam menyikapi perkembangan politik nasional.
Sarifatul menyebut, dinamika menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 masih cukup panjang. Untuk saat ini, Golkar Berau tetap berfokus mengikuti arahan organisasi sekaligus memperkuat kesiapan kader melalui berbagai kegiatan internal partai.
Ia menegaskan, keputusan politik strategis tetap menjadi kewenangan partai di tingkat pusat. Pengurus daerah, kata dia, akan menjalankan kebijakan tersebut sesuai instruksi yang diberikan.
“Kalau dari pusat kebijakannya seperti apa, tentu kami di daerah mengikuti. Kami ini organisasi yang memiliki hierarki, sehingga kebijakan dari pusat menjadi acuan bagi kami,” jelasnya.
Ia menyebut, sikap tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesatuan langkah partai di tengah perubahan peta politik, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Di tingkat lokal, Sarifatul juga menegaskan komitmen Golkar Berau untuk menjaga koalisi yang telah dibangun bersama PKS dan PPP. Ia menyebut, kerja sama politik tersebut telah terjalin sejak awal pemerintahan dan akan terus dijaga hingga masa jabatan pemerintahan berakhir.
Menurutnya juga, komitmen koalisi tidak berhenti pada proses politik saat pembentukan pemerintahan, tetapi juga mencakup tanggung jawab untuk mengawal jalannya pemerintahan daerah.
“Kalau di Berau, kami sudah berkoalisi sejak awal bersama PKS dan PPP. Sesuai komitmen, kami akan mengawal pemerintahan ini sampai akhir masa jabatan,” tegasnya.
Sarifatul berharap hubungan antarpartai dalam koalisi tetap berjalan harmonis. Ia juga menginginkan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan partai-partai pendukung agar kerja sama politik dapat berlangsung secara konsisten.
Ia menilai, keharmonisan tersebut penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.
“Harapan kami, koalisi ini bisa berjalan dengan baik dan harmonis. Komunikasi antara pemerintah dan partai-partai koalisi juga harus tetap terjaga,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Dedy Warseto




