• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
19AguGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Titik Panas Berau Turun Drastis, Bupati Sri Juniarsih Ingatkan Warga Tak Lengah Hadapi Karhutla

admin by admin
28 Agustus 2026
in Advertorial, Berau, Pemerintahan, Pemkab Berau
0

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Wahyudi)

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Jumlah titik panas (hotspot) di Kabupaten Berau menunjukkan penurunan signifikan di tengah kondisi cuaca ekstrem dan musim kemarau yang masih berlangsung.

Berdasarkan pembaruan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Timur per 24 Agustus 2026, jumlah titik panas di Berau turun dari sebelumnya mencapai 281 titik menjadi 51 titik.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, penurunan tersebut menjadi indikasi positif di tengah meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, kondisi itu tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat serta kerja sama berbagai pihak dalam melakukan pencegahan.

“Karena saat ini cuaca kita sangat ekstrem sekali dan berdasarkan data pembaruan BMKG Kalimantan Timur, jumlah titik panas di Berau mengalami penurunan signifikan,” ungkap Sri Juniarsih.

Meski turun, kata dia, hotspot masih tersebar di sejumlah kecamatan. Kecamatan Segah menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak, yakni 18 titik.

Disusul Pulau Derawan sebanyak 10 titik, Talisayan 8 titik, Sambaliung 5 titik, dan Bidukbiduk 4 titik. Kemudian Batu Putih dan Kelay masing-masing terdeteksi 2 titik, sementara Gunung Tabur dan Tabalar masing-masing 1 titik.

Ia menyebut, dengan total 51 titik panas, Berau masih berada di posisi kedua daerah dengan hotspot terbanyak di Kalimantan Timur. Posisi pertama ditempati Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 74 titik panas.

Sri Juniarsih menegaskan, penurunan tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak menurunkan kewaspadaan. Pasalnya, musim kemarau masih berlangsung dan kondisi cuaca yang kering tetap berpotensi memicu kebakaran.

Ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi titik api di wilayahnya.

“Segera laporkan apabila menemukan titik api dan bersama-sama kita jaga lingkungan serta wilayah kita agar aman dari ancaman karhutla,” ujarnya.

Ia mengaku, Pemkab Berau bersama berbagai pihak juga terus melakukan langkah antisipasi menghadapi kondisi kemarau. Salah satunya melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilaksanakan untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan.

Dalam pelaksanaannya, pesawat dikerahkan untuk melakukan penyemaian bahan berupa garam ke dalam awan yang memiliki potensi hujan.

Namun, upaya penanganan karhutla menurut Sri Juniarsih tidak bisa hanya mengandalkan petugas di lapangan. Keterlibatan seluruh unsur dinilai menjadi kunci, mulai dari pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, TNI, Polri, perusahaan hingga masyarakat.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk pembakaran yang dilakukan secara sembarangan.

“Jangan sampai karena kelalaian kita, masyarakat lalai ataupun tidak sengaja sehingga terjadilah hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Sri menyebut berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi berlangsung hingga Januari 2027. Karena itu, kewaspadaan terhadap karhutla harus tetap dipertahankan dalam jangka waktu panjang.

Ia meminta seluruh unsur yang selama ini terlibat dalam pemantauan dan penanganan karhutla untuk terus mengambil peran di wilayah masing-masing.

BPBD, Damkar, TNI, Polri, pihak swasta hingga masyarakat di 100 kampung dan 10 kelurahan di Kabupaten Berau diharapkan terus melakukan pemantauan dan pencegahan.

“Kita tetap harus meningkatkan kewaspadaan kita,” tegasnya.

Sri berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan. Dengan keterlibatan seluruh pihak, potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau diharapkan dapat ditekan.

“Saya yakin dengan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak, kita dapat menghadapi tantangan musim kemarau ini dan insya Allah Berau tetap aman dan kondusif,” kuncinya. (ADV)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Pemkab Berau Minta OMC Diperpanjang, Lima Kali Penerbangan Sudah Dilakukan

Next Post

Karhutla Berau Belum Reda, Stok BBM Damkar Diprediksi Hanya Cukup Dua Pekan

admin

admin

Next Post
Karhutla Berau Belum Reda, Stok BBM Damkar Diprediksi Hanya Cukup Dua Pekan

Karhutla Berau Belum Reda, Stok BBM Damkar Diprediksi Hanya Cukup Dua Pekan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DTPHP Berau Perkuat Antisipasi Kekeringan, Petani Dibantu Pompa Air

DTPHP Berau Perkuat Antisipasi Kekeringan, Petani Dibantu Pompa Air

by admin
29 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang mulai berdampak terhadap aktivitas pertanian di Kabupaten Berau. Keterbatasan pasokan...

62 Kendaraan ODOL di Kaltim Dipotong, Langkah Menuju Zero ODOL 2027

62 Kendaraan ODOL di Kaltim Dipotong, Langkah Menuju Zero ODOL 2027

by admin
29 Agustus 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU- Sebanyak 62 kendaraan angkutan barang yang masuk kategori over dimension over loading (ODOL) akan dinormalisasi dengan cara memotong...

Kualitas Udara Balikpapan Masih Sedang, DLH Minta Warga Waspadai Karhutla

Kualitas Udara Balikpapan Masih Sedang, DLH Minta Warga Waspadai Karhutla

by admin
29 Agustus 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU- Kualitas udara di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, masih berada pada kategori sedang di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap kebakaran...

Bazar Buku Murah di Balikpapan, Cara Dispustakar Dorong Minat Baca Masyarakat

Bazar Buku Murah di Balikpapan, Cara Dispustakar Dorong Minat Baca Masyarakat

by admin
29 Agustus 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU- Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispustakar) Kota Balikpapan menggelar Bazar Buku Murah sebagai bagian dari rangkaian Bulan Gemar Membaca...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In