TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong penguatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dengan melibatkan pemerintah kampung hingga tingkat rumah tangga.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu, mengatakan kebijakan pemerintah daerah terkait penggunaan Alokasi Dana Kampung (ADK) telah diarahkan untuk mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, pemerintah kampung memiliki ruang untuk mengalokasikan anggaran pada sejumlah kegiatan kemasyarakatan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas lingkungan dan pemberdayaan warga.
“Kalau kebijakan pemerintah daerah, penggunaan dana kampung atau ADK, termasuk pendanaan RT, sudah mengarah kepada kegiatan untuk menjaga kebersihan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dukungan anggaran tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk program ketahanan pangan serta kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.
“Pendanaan RT di kampung bisa digunakan untuk ketahanan pangan, kebersihan, kegiatan dasa wisma maupun kegiatan ibu-ibu,” jelasnya.
Tenteram menilai upaya menjaga kebersihan tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Kesadaran masyarakat menjadi faktor penting agar kebersihan dapat dijaga secara berkelanjutan.
Karena itu, edukasi mengenai kebersihan menurutnya harus dimulai dari lingkungan paling kecil, yakni keluarga. Kebiasaan sederhana di rumah dinilai dapat menjadi fondasi dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan di tingkat kampung.
“Kita mengedukasi bahwa kebersihan itu harus dimulai dari rumah tangga. Semua harus sadar bagaimana menjaga kebersihan dimulai dari rumah tangga,” katanya.
Ia menambahkan, persoalan sampah menjadi salah satu hal sederhana yang sebenarnya dapat ditangani masyarakat sejak dari rumah. Pemilahan dan pengelolaan sampah secara baik dinilai mampu mengurangi persoalan kebersihan yang kemudian berkembang menjadi masalah lingkungan.
“Sampah itu hal yang paling kecil yang rumah tangga bisa lakukan,” tegasnya.
Sementara terkait kemungkinan adanya kebijakan atau skema anggaran khusus dana kampung untuk mendukung program kebersihan secara lebih luas, Tenteram menyebut pembahasannya masih dalam tahap rencana.
“Kalau tentang dana kampung, belum. Belum, ada rencana,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





