TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau meningkatkan kualitas layanan transportasi laut terus berlanjut.
Setelah memperkuat struktur utama Dermaga Sidayang pada tahun lalu, kini Dinas Perhubungan (Dishub) Berau memfokuskan pembangunan fasilitas penunjang agar pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan semakin nyaman.
Tahun 2026 ini, Pemkab Berau mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar melalui APBD murni untuk membangun kantor operasional sekaligus ruang tunggu tertutup di kawasan Dermaga Sidayang, Tanjung Batu.
Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Perhubungan Berau, Rusnan Hefni, mengatakan, proyek lanjutan tersebut saat ini masih memasuki tahapan lelang. Apabila proses berjalan sesuai jadwal, pekerjaan fisik ditargetkan dapat segera dimulai dalam waktu dekat.
“Fokus pekerjaan tahun ini adalah pembangunan kantor operasional dan ruang tunggu. Saat ini masih dalam proses lelang dan kami berharap seluruh tahapan bisa selesai sesuai target,” ungkapnya.
Menurut Rusnan, keberadaan ruang tunggu tertutup menjadi salah satu kebutuhan penting di Dermaga Sidayang. Selama ini pengguna jasa penyeberangan, baik masyarakat maupun wisatawan, masih menunggu keberangkatan dengan fasilitas yang terbatas.
Melalui pembangunan tersebut, diakuinya pengguna dermaga nantinya dapat menunggu kapal dengan lebih nyaman, terlindung dari panas maupun hujan. Selain itu, kantor operasional juga akan mendukung peningkatan pelayanan dan pengelolaan aktivitas penyeberangan.
Dirinya menyebut, Dishub Berau juga akan melengkapi bangunan tersebut dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti meja, kursi, dan perlengkapan pelayanan lainnya agar dapat langsung difungsikan setelah pembangunan rampung.
“Kami berharap target lelang bulan Juli ini bisa tercapai sehingga pekerjaan dapat segera dilaksanakan dan selesai sesuai rencana,” katanya.
Rusnan menyebutkan bahwa pembangunan fasilitas ini merupakan lanjutan dari rehabilitasi besar yang telah dilakukan pada 2025. Saat itu, Pemkab Berau mengalokasikan anggaran sekitar Rp6,8 miliar untuk memperkuat struktur utama Dermaga Sidayang yang sebelumnya dinilai berada dalam kondisi kritis dan membutuhkan penanganan segera.
Ia menambahkan, perbaikan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerusakan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna dermaga. Selama proses rehabilitasi berlangsung, aktivitas penyeberangan sempat dialihkan ke jetty di sisi lain agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
“Tahap penyelesaian lanjutan Dermaga Sidayang ini kita harapkan tidak hanya memiliki konstruksi yang lebih kuat, tetapi juga menghadirkan wajah baru sebagai fasilitas transportasi laut yang lebih representatif, nyaman, dan mampu mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah pesisir Berau,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





