MARATUA, PORTALBERAU – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk terus mendorong pengembangan kawasan wisata Kepulauan Derawan sebagai destinasi unggulan bertaraf internasional.
Komitmen tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Kakaban, Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua, Kamis (2/7/26) kemarin, didampingi Wakil Bupati Berau, Gamalis.
Dalam peninjauan tersebut, Seno Aji melihat langsung perkembangan infrastruktur dan aktivitas pariwisata di salah satu destinasi andalan Kabupaten Berau tersebut.
Menurutnya, berbagai kemajuan mulai terlihat, baik dari sisi pembangunan fasilitas pendukung maupun meningkatnya kunjungan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.
“Secara wisata kita melihat sudah banyak peningkatan, terutama dari sisi infrastruktur. Antusiasme wisatawan mancanegara juga semakin tinggi. Ini menjadi modal besar agar ke depan kawasan Kepulauan Derawan, termasuk Maratua dan Kakaban, semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, meski kewenangan pengelolaan kawasan konservasi berada di pemerintah provinsi, pengembangannya tetap harus dilakukan melalui kolaborasi erat bersama Pemerintah Kabupaten Berau agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menyebut, Pemprov Kaltim telah menyiapkan alokasi anggaran untuk mendukung pembangunan sektor pariwisata pada tahun 2027, meskipun dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Kami tetap menganggarkan pengembangan pariwisata pada tahun 2027. Berau menjadi salah satu destinasi unggulan yang akan terus kami dorong bersama pemerintah kabupaten,” katanya.
Lanjutnya, selain pembangunan infrastruktur, Pemprov Kaltim juga terus memperkuat aksesibilitas menuju Berau dengan mendorong pembukaan penerbangan langsung dari sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, hingga Bali.
Dirinya menuturkan, konektivitas yang semakin baik akan mempermudah wisatawan domestik maupun mancanegara mengunjungi Kepulauan Derawan tanpa harus melalui jalur yang lebih panjang.
Seno juga menyoroti pentingnya penataan tata kelola wisata, termasuk pengaturan kapal live on board (LOB) yang selama ini beroperasi di kawasan Kepulauan Derawan.
Ia menilai keberadaan kapal wisata tersebut harus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal melalui pengaturan retribusi, keselamatan pelayaran, hingga pemberdayaan pelaku UMKM di pulau-pulau wisata.
“Kita tidak menolak keberadaan kapal LOB, tetapi perlu ada aturan yang baik agar aktivitas wisata tetap menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyambut baik komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang terus memberikan perhatian terhadap pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Berau.
Diakuinya, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi kunci dalam mewujudkan Kepulauan Derawan sebagai destinasi wisata kelas dunia yang mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kami mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terhadap pengembangan kawasan wisata di Berau. Sinergi seperti ini sangat penting agar pembangunan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, hingga penataan tata kelola pariwisata dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Gamalis.
Ia menambahkan, Pemkab Berau siap memperkuat kolaborasi dengan Pemprov Kaltim dalam mengembangkan potensi wisata bahari secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh sektor pariwisata, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan pesisir dan kepulauan.
“Kami optimistis dengan dukungan semua pihak, Kepulauan Derawan akan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional sebagai destinasi wisata unggulan yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus tetap menjaga kelestarian alam yang menjadi kekuatan utama Berau,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





