• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
9JulGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Dari Limbah Menjadi Peluang, Perempuan Pesisir Berau ‎Ciptakan Produk Makanan Uludang Crispy ‎Berbahan Kepala Udang

admin by admin
10 Juni 2026
in Berau
0
Dari Limbah Menjadi Peluang, Perempuan Pesisir Berau ‎Ciptakan Produk Makanan Uludang Crispy ‎Berbahan Kepala Udang

‎TANJUNG REDEB, PORTALBERAU –  Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Kerjasama Jaya di Kampung Pegat Batumbuk, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, terus berinovasi dalam mengembangkan produk perikanan bernilai tambah.

‎Setelah sukses mengembangkan berbagai produk olahan hasil perikanan, kelompok perempuan pesisir ini kini memperkenalkan Uludang Crispy, produk makanan ringan berbahan dasar kepala udang yang selama ini umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan sering berakhir sebagai limbah.

‎Inovasi tersebut lahir dari upaya kelompok untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil perikanan sekaligus mengurangi limbah produksi. Bagi Poklahsar Kerjasama Jaya, kepala udang bukan lagi bagian yang dibuang, melainkan bahan baku yang dapat diolah menjadi produk bernilai jual dan memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.

‎Ketua Poklahsar Kerjasama Jaya, Riska Febriani, mengatakan pengembangan Uludang merupakan hasil proses belajar dan pendampingan yang diterima kelompok dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan Dinas Perikanan Kabupaten Berau dalam kerangka program Solutions for Marine and Coastal Resilience in the Coral Triangle (SOMACORE).

‎“Selama ini kepala udang sering kali tidak dimanfaatkan. Padahal masih memiliki potensi untuk diolah menjadi produk makanan yang bernilai ekonomi. Melalui pendampingan dari YKAN dan Dinas Perikanan Kabupaten Berau, kami mencoba memanfaatkan bahan yang sebelumnya dianggap limbah menjadi produk yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

‎Riska menambahkan, kelompoknya terus memperkuat kualitas produk dan tata kelola usaha. Saat ini, produk-produk olahan yang dikembangkan Poklahsar Kerjasama Jaya, termasuk Uludang Crispy, telah dilengkapi dengan perizinan usaha dan sertifikat halal, sehingga memberikan jaminan mutu serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan kelompok.

Pemasaran Uludang Crispy juga terus berkembang. Saat ini, produk tersebut tidak hanya dipasarkan di Kampung Pegat Batumbuk, tetapi juga telah tersedia di sejumlah toko oleh-oleh di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.

Kehadiran produk di pusat oleh-oleh tersebut menjadi peluang untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkenalkan hasil olahan masyarakat pesisir kepada wisatawan dan masyarakat luas.

‎Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Abdul Majid, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Poklahsar Kerjasama Jaya. Menurutnya, pengembangan produk olahan merupakan langkah penting untuk meningkatkan daya saing usaha perikanan masyarakat.

‎“Nilai tambah menjadi faktor penting dalam pengembangan usaha perikanan. Inovasi seperti ini menunjukkan bahwa masyarakat mampu melihat peluang dari bahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal. Upaya seperti ini perlu terus didorong karena memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya yang lebih berkelanjutan,” katanya.

‎Sebelumnya, perempuan pesisir dari sejumlah kampung di Kabupaten Berau telah mendapatkan pelatihan dan pendampingan terkait pengembangan usaha, pengemasan produk, pemasaran, pencatatan keuangan, hingga strategi meningkatkan daya saing produk lokal dari YKAN dan Dinas Perikanan Kabupaten Berau.

‎Upaya tersebut bertujuan agar kelompok masyarakat mampu membangun usaha yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan pesisir.

‎Selain itu, hal ini juga mendorong kelompok perempuan pesisir untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat kelembagaan kelompok, mengembangkan inovasi produk, serta memperluas akses pasar bagi produk-produk berbasis sumber daya pesisir yang dikelola secara berkelanjutan.

‎Didukung legalitas usaha, pengemasan yang semakin baik, dan sertifikat halal yang telah diperoleh, Uludang Crispy diharapkan berkembang menjadi produk unggulan pesisir Berau yang mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

‎Manajer Senior Ekonomi Biru YKAN Kiki Anggraini, menjelaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan salah satu kunci penting dalam membangun ekonomi pesisir yang tangguh.

‎‎“Perempuan memiliki peran besar dalam rantai nilai perikanan. Kami ingin memperkuat kapasitas mereka agar mampu mengembangkan usaha dan inovasi berbasis sumber daya lokal secara berkelanjutan,” jelasnya.

‎“Inovasi tersebut juga sejalan dengan pendekatan ekonomi biru yang dikembangkan YKAN melalui konsep Shrimp Carbon Aquaculture (SECURE). Pendekatan ini mengintegrasikan budi daya udang berkelanjutan dengan perlindungan dan pemulihan ekosistem mangrove di kawasan pesisir,” imbuh Kiki.

‎Melalui pendekatan SECURE, sebagian besar areal tambak dipertahankan atau dipulihkan menjadi kawasan mangrove yang berfungsi sebagai penyerap karbon, pelindung alami pantai, sekaligus habitat berbagai biota penting.

‎Sementara area budi daya dikelola dengan prinsip-prinsip yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Pendekatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. (*/)

‎

‎

‎

Previous Post

Manfaatkan Era Digital, DPRD Berau Minta Wisata Daerah Gencar Dipromosikan

Next Post

Berau Siapkan Arah Baru Ekonomi Daerah, Pertanian, Perikanan dan Pariwisata Akan Disatukan

admin

admin

Next Post
Berau Siapkan Arah Baru Ekonomi Daerah, Pertanian, Perikanan dan Pariwisata Akan Disatukan

Berau Siapkan Arah Baru Ekonomi Daerah, Pertanian, Perikanan dan Pariwisata Akan Disatukan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Program Kampung Nelayan Merah Putih Terbuka untuk Berau, Penetapan Menunggu Pengajuan Daerah

Program Kampung Nelayan Merah Putih Terbuka untuk Berau, Penetapan Menunggu Pengajuan Daerah

by admin
25 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Kabupaten Berau dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi lokasi pengembangan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP),...

Bankeu 2027 Diubah Jadi Bantuan Langsung, Gubernur Kaltim Ingin Pemerataan Pembangunan Lebih Adil

Bankeu 2027 Diubah Jadi Bantuan Langsung, Gubernur Kaltim Ingin Pemerataan Pembangunan Lebih Adil

by admin
25 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tengah menyiapkan skema baru penyaluran bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten dan kota...

Wabup Gamalis Dorong Pengembangan Kopi Liberika Berau: Momentum Diversifikasi Ekonomi dan Kesejahteraan Petani

Wabup Gamalis Dorong Pengembangan Kopi Liberika Berau: Momentum Diversifikasi Ekonomi dan Kesejahteraan Petani

by admin
25 Juli 2026
0

GUNUNG TABUR, PORTALBERAU— Wakil Bupati Berau, Gamalis, memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Sekolah Tani Indonesia atas inisiatif menghadirkan ruang diskusi...

Guru SD di Balikpapan Diduga Dikeroyok Siswa Usai Tegur Siswa Merokok

Guru SD di Balikpapan Diduga Dikeroyok Siswa Usai Tegur Siswa Merokok

by admin
25 Juli 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU – Seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 017 Balikpapan Timur berinisial MA diduga menjadi korban pengeroyokan setelah menegur...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In