TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemkab Berau mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Berbagai aspek pendukung, mulai dari administrasi, sarana dan prasarana hingga layanan kesehatan menjadi perhatian dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Kakaban Lantai II Kantor Bupati Berau, Jumat (5/6/26).
Rapat dipimpin oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Berau dan dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna menyamakan persepsi serta memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan Pusdiklat dapat terpenuhi.
Sekretaris Daerah Berau, M Said, yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesra, Warji, mengatakan Pusdiklat merupakan tahapan penting untuk mempersiapkan calon Paskibraka agar siap menjalankan tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.
“Dari hasil seleksi yang telah dilaksanakan, terdapat 39 calon Paskibraka yang akan mengikuti pemusatan pelatihan. Persiapan harus dilakukan secara matang agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan peserta dapat mengikuti pelatihan dengan optimal,” ujarnya.
Warji menjelaskan, selain kesiapan fisik dan mental peserta, aspek administrasi juga harus dipastikan tuntas. Seluruh dokumen peserta, termasuk koordinasi dengan orang tua dan keluarga, harus diselesaikan sebelum pelaksanaan pelatihan dimulai.
Ia menuturkan, lokasi latihan telah ditetapkan di Stadion Mini Teluk Bayur, sementara peserta akan menjalani masa karantina selama 15 hari. Selama masa tersebut, para calon Paskibraka akan difokuskan pada pembinaan fisik, mental, serta kedisiplinan.
“Program penguatan mental juga akan dilaksanakan selama tiga hari di SM Tower. Dukungan pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan dan kesiapan fasilitas latihan menjadi bagian penting yang harus diperhatikan bersama,” katanya.
Dalam rapat tersebut, sejumlah kebutuhan turut menjadi pembahasan, di antaranya ketersediaan tempat tidur, perbaikan pendingin ruangan, perlengkapan kamar mandi, obat-obatan hingga toilet portabel untuk menunjang kegiatan selama pelatihan berlangsung.
Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Berau, Emy Lestari menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Bahkan, untuk sementara kebutuhan tempat tidur akan dibantu melalui peminjaman velbed dari sejumlah instansi, termasuk TNI dan PMI.
Sementara itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Kesehatan, Bagian Umum Setkab Berau hingga Bapelitbang menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Pusdiklat sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
DLHK berkomitmen menjaga kebersihan area latihan sekaligus menyiapkan toilet portabel, sedangkan Dinas Kesehatan akan menyiapkan dukungan tenaga medis dan obat-obatan bagi peserta selama pelatihan berlangsung.
Warji mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan Pusdiklat Paskibraka 2026. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mencetak generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar. Dengan persiapan yang matang dan dukungan semua pihak, para calon Paskibraka dapat menjalani pelatihan dengan aman, nyaman, dan penuh semangat hingga sukses menjalankan tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan nanti,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





