• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
10SepGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Koperasi Desa Merah Putih di Berau Belum Merata, DPMK Sebut Masalah Lahan Jadi Penghambat

admin by admin
20 Mei 2026
in Berau
0
Koperasi Desa Merah Putih di Berau Belum Merata, DPMK Sebut Masalah Lahan Jadi Penghambat

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Upaya Pemkab Berau memperkuat ekonomi kampung melalui Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai menunjukkan perkembangan secara administratif.

Namun di balik itu, persoalan keterbatasan lahan masih menjadi tantangan utama, terutama di wilayah kepulauan seperti Kecamatan Pulau Derawan dan Maratua.

Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu mengatakan, tidak semua kampung memiliki lahan yang memenuhi syarat untuk mendukung operasional koperasi desa tersebut.

“Artinya tidak semua kampung itu punya lahan. Contohnya Maratua tidak punya lahan, Derawan juga tidak punya lahan. Jadi beberapa memang mengalami kesulitan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan lahan menjadi komponen penting dalam pengembangan KDMP karena pemerintah telah menetapkan sejumlah kriteria lokasi yang harus dipenuhi agar aktivitas koperasi dapat berjalan optimal.

Ia menjelaskan, lokasi koperasi idealnya berada di kawasan yang mudah diakses masyarakat, memiliki jaringan listrik, sumber air, hingga dukungan internet atau wifi. Selain itu, luas lahan minimal yang disiapkan mencapai 1.000 meter persegi.

“Untuk ukuran 1.000 meter persegi saja ada kampung yang tidak memenuhi syarat. Sementara kriterianya memang cukup lengkap, harus di pinggir jalan, ada listrik, ada air, ada wifi. Ada kampung yang memang belum memenuhi itu,” katanya.

Meski demikian, pembentukan KDMP di Berau sebenarnya telah menunjukkan progres cukup signifikan. Dari total 100 kampung yang ada, sebanyak 99 kampung disebut telah membentuk koperasi desa.

Namun, kesiapan fisik di lapangan belum sepenuhnya sejalan dengan capaian administratif tersebut. Hingga kini, baru sekitar 80 kampung yang menginput kesiapan lahan untuk mendukung operasional KDMP.

Bahkan, hasil verifikasi lapangan menunjukkan tidak semua lokasi yang diajukan memenuhi ketentuan pemerintah. Beberapa di antaranya diketahui berada di kawasan yang tidak dapat dimanfaatkan untuk pembangunan koperasi.

“Ada yang mengisi link menyatakan lahannya tersedia, tapi ketika tim turun memeriksa ternyata ada juga yang tidak memenuhi syarat, misalnya lahannya berada di kawasan hutan,” jelasnya.

Kondisi itu membuat pemerintah daerah belum dapat memaksakan percepatan operasional KDMP secara merata di seluruh kampung. DPMK Berau saat ini masih berupaya mencari berbagai alternatif solusi agar program penguatan ekonomi kampung tersebut tetap berjalan.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah memanfaatkan aset milik pemerintah daerah apabila kampung tidak memiliki tanah sendiri. Namun, solusi itu juga tidak selalu dapat diterapkan karena tidak semua wilayah memiliki aset pemda yang tersedia.

“Kalau tidak ada tanah kampung, sebenarnya bisa saja menggunakan tanah pemda. Tapi kalau pemda juga tidak punya tanah di kampung itu, ya jadi kesulitan juga,” tuturnya.

Selain itu, DPMK juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta untuk penyediaan lahan. Akan tetapi, opsi tersebut dinilai belum tentu efektif di seluruh wilayah karena tidak semua perusahaan memiliki aset yang bisa dimanfaatkan.

“Misalnya swasta, apakah mereka mau menyediakan lahan. Belum tentu juga semua swasta punya lahan,” ucapnya.

Meski menghadapi berbagai kendala, Pemkab Berau memastikan pendampingan terhadap kampung tetap dilakukan secara bertahap agar pengembangan KDMP dapat disesuaikan dengan kondisi dan potensi masing-masing wilayah. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Pemkab Berau Perkuat Sistem Merit ASN, Sri Juniarsih Teken Komitmen Manajemen Talenta di Kaltim

Next Post

Polsek Teluk Bayur Ungkap Kasus Rudapaksa Anak di Bawah Umur, 5 Pelaku Ditangkap

admin

admin

Next Post
Polisi Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak Disabilitas di Tanjung Redeb

Polsek Teluk Bayur Ungkap Kasus Rudapaksa Anak di Bawah Umur, 5 Pelaku Ditangkap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dikepung Karhutla, Lanud Dhomber Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Api di Sekitar IKN

Dikepung Karhutla, Lanud Dhomber Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Api di Sekitar IKN

by admin
4 September 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU— Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan mengerahkan satu unit helikopter untuk mendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan...

Digitalisasi Pengajuan BBM Subsidi Nelayan Lewat Aplikasi XStar, Diskan Berau Perkuat Validasi Penerima

Digitalisasi Pengajuan BBM Subsidi Nelayan Lewat Aplikasi XStar, Diskan Berau Perkuat Validasi Penerima

by admin
4 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai memperkuat pengawasan terhadap pemanfaatan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk nelayan...

Kejari Berau Catat Ratusan Perkara Sepanjang 2026, PNBP Tembus Rp 951 Juta

Kejari Berau Catat Ratusan Perkara Sepanjang 2026, PNBP Tembus Rp 951 Juta

by admin
4 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau sepanjang 2026 tidak hanya terlihat dari banyaknya perkara yang ditangani. Lembaga...

Kuliner Lokal Berau Jadi Primadona, Abon Ikan hingga Kalampuri Cepat Diburu Pembeli

Kuliner Lokal Berau Jadi Primadona, Abon Ikan hingga Kalampuri Cepat Diburu Pembeli

by admin
4 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Produk lokal Kabupaten Berau mulai menunjukkan daya saing ketika dibawa keluar daerah. Sejumlah produk UMKM dan...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In