TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Wakil Bupati Gamalis mendorong para pemuda yang tergabung dalam Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) untuk aktif berkolaborasi dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah perlambatan ekonomi saat ini.
Menurutnya, kondisi ekonomi daerah saat ini membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, agar mampu menciptakan peluang usaha baru dan membuka lapangan pekerjaan. Ia menilai sektor UMKM masih menjadi kekuatan utama dalam menopang perekonomian daerah maupun nasional.
“Kami menyarankan kepada para pemuda yang tergabung dalam FKP untuk sama-sama melakukan kolaborasi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Apalagi memang hari ini terjadi penurunan ekonomi, sehingga perlu ada langkah nyata dari seluruh pihak,” terangnya.
Ia menegaskan, pengalaman krisis ekonomi tahun 1998 menjadi bukti bahwa UMKM merupakan sektor yang paling mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi. Karena itu, penguatan UMKM dinilai menjadi jawaban atas tantangan ekonomi yang saat ini dihadapi Kabupaten Berau.
“UMKM inilah yang menjadi kekuatan. Sektor ini juga menjadi salah satu penopang ekonomi sejak 1998. Ketika krisis ekonomi terjadi, yang mampu bertahan hanyalah UMKM,” katanya.
Gamalis juga menyoroti kondisi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Berau yang mengalami penurunan pada sektor pertambangan. Kondisi tersebut, lanjut dia, turut berdampak pada meningkatnya angka pengangguran di daerah.
“Terlebih saat ini PDRB kita di sektor tambang sangat turun dan diiringi dengan meningkatnya pengangguran. Jadi suka tidak suka kita harus memiliki jawaban, dan jawabannya adalah UMKM,” tegasnya.
Meski demikian, ia mengakui daya beli masyarakat saat ini mengalami penurunan. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan organisasi kepemudaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Walaupun harus diakui daya beli masyarakat menurun, maka itulah yang menjadi tugas kita bersama untuk meningkatkan hal tersebut,” kuncinya. (ADV)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Ikbal Nurkarim





