TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pelaksanaan pemilihan kepala kampung (pilkakam) serentak di Kabupaten Berau menghadapi tantangan ganda menjaga kualitas demokrasi di tingkat akar rumput, sekaligus berhadapan dengan keterbatasan anggaran.
Dalam kesempatannya, Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan bahwa pilkakam tidak boleh dipandang sekadar agenda rutin pergantian kepemimpinan di kampung.
Lebih dari itu, ia menyebut, proses ini menjadi penentu stabilitas sosial dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi lokal.
“Pilkakam ini menyangkut langsung kehidupan masyarakat di kampung. Jadi harus dipersiapkan dengan matang agar berjalan demokratis dan kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, DPRD pada prinsipnya mendukung penuh penganggaran pilkakam, asalkan perencanaannya disusun secara jelas, terukur, dan tepat sasaran.
Dedet sapaan akrabnya, menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelaksanaan.
“Jangan sampai karena keterbatasan anggaran, kualitas pelaksanaan justru menurun. Ini kegiatan wajib yang menyangkut kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.
Dedet juga mengingatkan bahwa potensi kerawanan dalam pilkakam tidak bisa dianggap remeh.
Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama, terutama dalam hal pengamanan dan pembinaan panitia di tingkat kampung.
Ia menilai, kesiapan panitia lokal serta dukungan aparat keamanan akan sangat menentukan jalannya setiap tahapan, mulai dari penjaringan calon hingga proses pemungutan suara.
“Semua pihak harus terlibat. Tidak hanya pemerintah daerah, tapi juga aparat keamanan dan unsur terkait lainnya,” ucapnya.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang solid, ia berharap seluruh tahapan pilkakam dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku. Hal ini penting untuk menekan potensi konflik yang kerap muncul dalam kontestasi di tingkat lokal.
Lebih jauh, ia menaruh harapan besar agar pilkakam serentak ini mampu melahirkan pemimpin kampung yang benar-benar representatif dan memiliki kapasitas untuk membawa perubahan.
“Harapan kita, pilkakam ini berjalan aman, lancar, dan mampu melahirkan kepala kampung yang benar-benar dipilih rakyat serta bisa membawa kemajuan bagi kampungnya,” kuncinya. (ADV)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





