TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah pesisir dan kepulauan, termasuk di Kecamatan Maratua.
Salah satu langkah yang tengah dilakukan adalah mengoordinasikan pengadaan fasilitas pendukung di Puskesmas Pembantu (Pustu), termasuk layanan internet berbasis satelit Starlink.
Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Puskesmas Maratua terkait kebutuhan sarana prasarana yang diperlukan di Pustu, khususnya untuk menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, dukungan fasilitas seperti akses internet sangat penting, terutama untuk memudahkan sistem pelaporan kesehatan, pelayanan administrasi, hingga komunikasi medis di wilayah yang memiliki keterbatasan jaringan.
“Starlink dan kelengkapan Pustu itu akan kita koordinasikan dengan pihak Puskesmas Maratua. Siapa tahu bisa dibantu melalui anggaran JKN, apalagi status Puskesmas di sana saat ini sudah cukup baik,” ujar Lamlay Sarie.
Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan anggaran dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memungkinkan untuk membantu pemenuhan beberapa kebutuhan operasional pelayanan kesehatan, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain membahas fasilitas penunjang, Dinas Kesehatan juga berencana melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk melihat kondisi operasional Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya di wilayah Maratua.
Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah daerah dapat mengetahui secara pasti kebutuhan yang harus diprioritaskan dalam peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah kepulauan.
“Untuk operasional Puskesmas nanti akan kita cek langsung ke lapangan, sehingga kita bisa melihat kebutuhan yang ada dan memastikan pelayanan kesehatan di sana berjalan dengan baik,” jelasnya.
Lamlay menambahkan bahwa pemerintah daerah juga telah mengalokasikan anggaran pada tahun 2026 untuk mendukung pelayanan kesehatan di Maratua. Salah satu yang menjadi prioritas adalah pengadaan ambulans untuk menunjang layanan rujukan pasien.
Menurutnya, keberadaan ambulans sangat dibutuhkan mengingat kondisi geografis Maratua yang berada di wilayah kepulauan sehingga membutuhkan sarana transportasi medis yang memadai.
“Di tahun 2026 ini juga sudah teranggarkan untuk wilayah Piak Maratua berupa ambulans, sehingga diharapkan bisa membantu mobilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim




