TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Berau hingga kini masih menunggu kepastian jadwal. Agenda penting partai berlambang pohon beringin tersebut terpaksa ditunda karena menyesuaikan kehadiran Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
Penundaan Musda ini bukan yang pertama. Sebelumnya, agenda tersebut sempat dijadwalkan pada 25 Februari, namun kemudian diundur ke awal Maret. Hingga saat ini, pelaksanaannya masih menunggu waktu yang tepat agar pimpinan partai di tingkat provinsi dapat hadir langsung dalam forum tersebut.
Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Berau, Subroto, menjelaskan bahwa secara teknis seluruh persiapan penyelenggaraan Musda sebenarnya telah selesai. Namun, koordinasi dengan pengurus provinsi menjadi pertimbangan utama sehingga jadwal pelaksanaannya harus disesuaikan kembali.
“Pertama kami rencanakan tanggal 25 Februari, kemudian ditunda lagi menjadi 5 Maret. Sampai sekarang masih menunggu kepastian karena Ketua DPD I kita, Pak Rudy, ingin hadir langsung di Musda Berau,” ujarnya, Selasa (10/3/26).
Ia menyebutkan, padatnya agenda Rudy Mas’ud sebagai Gubernur Kalimantan Timur membuat jadwal Musda harus menyesuaikan waktu yang tersedia. Karena itu, pihaknya memilih menunggu agar pelaksanaan Musda dapat dihadiri langsung oleh pimpinan partai di tingkat provinsi.
Meski demikian, Subroto memastikan kesiapan struktur partai di tingkat kabupaten tidak menjadi kendala. Menurutnya, mesin partai sudah siap melaksanakan Musda kapan pun jadwal resmi ditetapkan.
Di tengah penantian jadwal pelaksanaan Musda, dukungan terhadap Syarifatul Sya’diah untuk kembali memimpin DPD II Partai Golkar Berau mulai menguat. Sejumlah kader disebut mulai mengerucutkan dukungan kepada sosok yang dinilai memiliki rekam jejak politik yang kuat.
Subroto menilai capaian politik Syarifatul menjadi salah satu alasan utama mengapa dukungan tersebut mengalir dari berbagai kalangan kader partai. Salah satu indikatornya terlihat dari perolehan suara yang diraih saat maju pada Pemilihan Legislatif DPRD Kalimantan Timur sebelumnya.
“Track record beliau sudah teruji. Pada pemilihan legislatif provinsi kemarin juga mendapatkan hampir 29 ribu suara. Itu menjadi dasar yang cukup kuat bagi kami untuk mendukung beliau,” jelasnya.
Selain memiliki basis suara yang besar, jaringan kader yang dimiliki Syarifatul juga dinilai cukup merata di berbagai wilayah di Kabupaten Berau. Hal tersebut dianggap menjadi modal penting dalam menjaga soliditas sekaligus memperkuat posisi Partai Golkar di daerah.
Meski dukungan terhadap Syarifatul semakin menguat, Subroto menegaskan bahwa seluruh proses Musda tetap akan berjalan sesuai dengan mekanisme organisasi. Pendaftaran calon ketua tetap akan dibuka bagi kader lain yang ingin maju dalam kontestasi.
“Kami tetap membuka pendaftaran sesuai juknis. Semua mekanisme Musda akan kami jalankan. Tapi memang harapan kami, kalau bisa aklamasi,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





