TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Program wifi gratis yang disediakan Pemerintah Kabupaten Berau dipastikan tetap berjalan meskipun pemerintah tengah melakukan penyesuaian anggaran di sejumlah sektor.
Hingga saat ini, sebanyak 1.502 titik wifi gratis yang tersebar di berbagai wilayah Berau tetap beroperasi untuk mendukung akses informasi masyarakat.
Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rakhmadi, menegaskan bahwa layanan internet gratis tersebut merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah yang tidak terdampak efisiensi anggaran.
Menurutnya, keberadaan wifi gratis memiliki peran penting dalam mendukung keterbukaan informasi sekaligus mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan digital.
“Yang 1.502 titik wifi gratis itu tetap berjalan dari awal program sampai seterusnya. Program ini sangat penting bagi keterbukaan informasi dan akses masyarakat terhadap berbagai layanan digital,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyesuaian anggaran memang dilakukan pada beberapa program lain di lingkup Diskominfo. Namun untuk program utama seperti wifi publik, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga keberlanjutannya.
Selain menyediakan akses internet bagi masyarakat, keberadaan wifi gratis juga dinilai mampu mendukung berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan, usaha kecil, hingga pelayanan publik berbasis digital.
Didi menuturkan, dalam pengelolaan layanan wifi gratis tersebut pemerintah daerah bekerja sama dengan penyedia layanan melalui sistem kontrak yang sudah mencakup pemeliharaan jaringan hingga penggantian perangkat.
Dengan skema tersebut, jika terjadi kerusakan jaringan atau peralatan, penyedia layanan akan langsung melakukan perbaikan tanpa memerlukan anggaran tambahan di luar kontrak yang sudah disepakati.
“Dalam kontrak dengan vendor, biaya itu sudah termasuk pemeliharaan dan penggantian peralatan. Jadi ketika ada kerusakan jaringan atau perangkat, itu sudah menjadi tanggung jawab penyedia layanan,” jelasnya.
Selain menjaga keberlanjutan wifi gratis, Diskominfo Berau juga terus memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Salah satunya melalui sinkronisasi dan integrasi berbagai aplikasi yang digunakan oleh perangkat daerah.
Langkah ini dilakukan agar sistem digital pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Didi berharap keberadaan wifi gratis dapat terus dimanfaatkan masyarakat secara optimal, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di Kabupaten Berau.
“Harapannya tentu akses internet ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk berbagai kebutuhan positif, baik pendidikan, usaha, maupun memperoleh informasi yang lebih luas,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





