TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, mengingatkan agar setiap pekerjaan fisik yang dibiayai melalui APBD tidak hanya berorientasi pada penyelesaian, tetapi benar-benar memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, DPRD Kabupaten Berau menekankan pentingnya mutu dalam setiap proyek infrastruktur yang dijalankan pemerintah daerah. Setiap rupiah yang dikeluarkan harus berdampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Saga, pengawasan harus diperketat sejak tahap perencanaan, proses pelaksanaan hingga masa pemeliharaan. Ia menilai, masih terdapat proyek yang hasilnya tidak sesuai standar bahkan melenceng dari perencanaan awal.
“Harus kita awasi. Karena ada saja proyek yang dianggap tidak sesuai standar atau bahkan keluar dari perencanaan yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Ia menekankan, pengawasan tidak boleh hanya berorientasi pada kelengkapan administrasi maupun ketepatan waktu pengerjaan. Lebih dari itu, kualitas hasil pembangunan harus menjadi prioritas utama agar anggaran yang digunakan tidak terbuang sia-sia.
“Proyek pembangunan bukan hanya soal selesai tepat waktu. Perencanaan harus sesuai standar, dan hasilnya maksimal sehingga tidak mengecewakan,” ujarnya.
Saga juga menyoroti masih adanya kontraktor yang dinilai kurang bertanggung jawab, khususnya saat proyek telah dinyatakan rampung namun masih berada dalam masa pemeliharaan. Padahal, periode tersebut menjadi krusial untuk memastikan kualitas pekerjaan benar-benar terjaga.
“Perlu evaluasi rutin. Jangan sampai setelah selesai dikerjakan, kontraktor lepas tangan, padahal masih masa pemeliharaan,” tambahnya.
Melalui Komisi III, pihaknya mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh proyek pembangunan. Pengawasan harus menyeluruh agar dana publik yang digunakan sebanding dengan kualitas infrastruktur yang dirasakan masyarakat.
“Sekarang kita sedang efisiensi. Jadi semua pekerjaan harus maksimal,” pungkasnya. (ADV)
DPUPR Berau Dukung Jalan Tanah Kuning, Akses Strategis Penghubung Kaltim–Kaltara
TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Usulan pembangunan Jalan Tanah Kuning yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mendapat dukungan dari Pemerintah...





