TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau diminta segera mengisi jabatan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang hingga kini masih kosong.
Kekosongan pucuk pimpinan dinilai berpotensi menghambat arah kebijakan dan program strategis sektor pariwisata.
Desakan tersebut disampaikan Anggota DPRD Berau, Ahmad Rifai. Ia menilai, sejumlah rencana dan kebijakan penting di bidang pariwisata tidak dapat ditangani optimal apabila hanya dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Menurutnya, secara regulasi terdapat keterbatasan kewenangan Plt dalam mengambil keputusan strategis.
Karena itu, penunjukan pejabat definitif menjadi kebutuhan mendesak agar roda organisasi berjalan maksimal.
“Bagaimana kita mau serius urus pariwisata kalau leading sektornya tidak diseriusi?” tegas Rifai.
Ia menambahkan, kehadiran kepala dinas definitif sangat menentukan keberlanjutan pembangunan pariwisata ke depan.
Terlebih, sektor ini telah ditetapkan sebagai salah satu unggulan daerah yang diharapkan mampu menggantikan dominasi sektor pertambangan.
Rifai juga mengingatkan bahwa Plt Kadis Disbudpar saat ini dalam waktu dekat akan memasuki masa pensiun.
Kondisi tersebut semakin memperkuat urgensi pengisian jabatan agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan yang lebih lama.
“Ini mesti diperhatikan. Apalagi Plt Kadis Disbudpar saat ini juga sebentar lagi pensiun,” jelasnya.
Ia berharap seluruh instrumen pemerintahan yang belum lengkap dapat segera dibenahi.
Dengan struktur organisasi yang solid, berbagai program dan kebijakan yang telah dirumuskan dapat terealisasi secara optimal.
“Pariwisata sebagai sektor unggulan menjadi visi-misi bupati dan telah terumuskan dalam RPJPD kita. Jadi yang belum beres harus dibereskan,” tandasnya. (Adv)





