TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Kampung Bapinang. Destinasi wisata Air Panas Asin Pemapak mencatat lonjakan kunjungan signifikan dengan total wisatawan mencapai sekitar 4.500 orang sepanjang periode libur akhir tahun.
Ketua Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Bapinang, Henky Firmansyah, mengungkapkan bahwa angka tersebut terhitung tinggi jika dibandingkan hari-hari biasa. Ia menyebut, momen libur panjang memang kerap menjadi pemicu utama meningkatnya arus wisatawan.
“Kalau sudah masuk musim liburan, kunjungan memang melonjak. Biasanya paling ramai saat Idulfitri dan Tahun Baru, dan libur kali ini juga termasuk padat,” ujarnya.
Menurut Henky, sebagian besar pengunjung merupakan wisatawan lokal yang datang bersama keluarga. Tidak sedikit dari mereka memilih membawa bekal sendiri untuk disantap bersama di area wisata.
“Kebanyakan datang berkelompok, satu keluarga. Biasanya mereka sudah bawa makanan dari rumah karena datang ramai-ramai,” katanya.
Meski begitu, pengelola tetap menyiapkan fasilitas penunjang berupa warung bagi pengunjung yang tidak membawa bekal.
“Bagi yang tidak membawa makanan, bisa membeli di dalam kawasan wisata karena kami juga menyediakan warung,” tuturnya.
Henky menilai, tren kunjungan masih berpeluang meningkat, khususnya pada awal bulan. Ia menyebut, setiap tanggal 1 jumlah wisatawan kerap melonjak tajam.
“Biasanya tanggal satu itu ramai sekali. Dalam satu hari bisa tembus 1.500 sampai 2.000 pengunjung,” jelasnya.
Terkait jam operasional, Air Panas Asin Pemapak dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 Wita. Pengelola menegaskan bahwa kawasan wisata ditutup pada malam hari demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.
“Kami hanya buka sampai sore. Malam hari ditutup agar tetap aman dan nyaman,” kuncinya. (*)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





