• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
16FebGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Indonesia Bebaskan Tarif Produk AS, Ekonom: Untungkan Amerika, Tapi Indonesia Tak Punya Pilihan

admin by admin
in Ekonomi, Nasional
0

Ilustrasi suasana bongkar muat peti kemas di Tanah Air. (HO/Istimewa)

PORTALBERAU – Pemerintah Indonesia resmi membebaskan tarif impor terhadap sejumlah produk asal Amerika Serikat (AS) dengan menetapkan tarif 0 persen.

Kebijakan ini disebut memberikan keuntungan besar bagi AS, terutama dalam menurunkan defisit perdagangannya dengan Indonesia.
‎
‎Sebelumnya, produk-produk dari AS dikenakan tarif rata-rata sebesar 8 persen oleh Indonesia.

Kini, dengan pembebasan tarif tersebut, AS berpeluang memperluas pasarnya di Indonesia tanpa hambatan biaya impor yang signifikan.
‎
‎Ekonom sekaligus Direktur Pengembangan Big Data Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eko Listiyanto, menyebut kebijakan ini sejalan dengan kepentingan jangka panjang AS, khususnya terkait perdagangan mineral kritis.

“Yang disebut Trump itu kan tembaga-tembaga, jadi dari aspek mineral kritis, peluang tetap menjalin mitra dagang itu besar,” ujarnya di Jakarta, Rabu (16/7/2025).
‎
‎Eko menambahkan bahwa Amerika Serikat kemungkinan besar memandang kerja sama ini dalam kerangka jangka panjang.

Salah satunya karena nilai investasi AS di Indonesia cukup besar, serta adanya ketergantungan Indonesia terhadap komoditas pertanian asal AS, khususnya kedelai.
‎
‎“Kita masih sangat tergantung pada impor kedelai dari mereka. Apalagi Trump punya basis dukungan kuat dari petani, jadi ini klop banget bagi mereka,” lanjut Eko.
‎
‎Menurut Eko, pembebasan tarif ini juga disertai komitmen Indonesia untuk membeli sejumlah produk dari AS, termasuk energi dan pesawat terbang.

Ini menjadi bagian dari paket kesepakatan dagang yang disebut saling menguntungkan, namun condong memberikan keunggulan bagi pihak AS.
‎
‎“Jelas selama ini hubungan dagang itu sudah berjalan, dan mereka ingin meningkatkannya. Ini jelas menguntungkan bagi AS,” kata Eko.
‎
‎Ia menilai, negosiasi yang dilakukan pemerintah Indonesia merupakan langkah kompromi terbaik agar industri dalam negeri, khususnya sektor padat karya, tidak terkena imbas negatif dari potensi perang dagang.
‎
‎“Bagi kita, ya mau tidak mau harus ikut. Karena kalau tidak, bisa berdampak ke industri padat karya kita yang sangat sensitif terhadap perubahan kebijakan perdagangan global,” jelasnya.
‎
‎Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengklaim telah mencapai kesepakatan perdagangan awal dengan Indonesia.

Ia mengatakan, dalam kesepakatan itu AS tidak akan membayar tarif apapun untuk ekspor ke Indonesia, namun Indonesia dikenakan tarif 19 persen untuk produk ekspor ke AS.
‎
‎“Kami tidak akan membayar tarif apa pun. Jadi mereka memberi kami akses ke Indonesia, yang sebelumnya tak kami miliki,” kata Trump, dikutip dari CNBC.
‎
‎Trump juga menyebut Indonesia telah berkomitmen untuk membeli energi AS senilai 15 miliar dolar AS, produk pertanian senilai 4,5 miliar dolar AS, serta 50 unit pesawat Boeing, termasuk model 777 sebagai bagian dari kesepakatan tersebut. (*/)
‎
‎

Tags: Amerika SerikatIndonesiaTarif Impor
Previous Post

Berau Mantapkan Komitmen sebagai Daerah Ramah Perempuan dan Peduli Anak: 25 Kampung dan Kelurahan Terlibat

Next Post

Dukung Peningkatan Kualitas Layanan Publik, OPD Berau Diminta Maksimalkan Kinerja dan Serapan Anggaran

admin

admin

Next Post

Dukung Peningkatan Kualitas Layanan Publik, OPD Berau Diminta Maksimalkan Kinerja dan Serapan Anggaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fokus Dua Komoditas, Jagung Jadi Target Pengembangan Berikutnya di Berau

Fokus Dua Komoditas, Jagung Jadi Target Pengembangan Berikutnya di Berau

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau saat ini memprioritaskan pengembangan dan hilirisasi sektor kakao...

DPUPR Berau Gelontorkan Rp18,8 Miliar untuk Pulau Derawan, Jalan Gerbang Wisata Jadi Prioritas 2026

DPUPR Berau Gelontorkan Rp18,8 Miliar untuk Pulau Derawan, Jalan Gerbang Wisata Jadi Prioritas 2026

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Pemkab Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memastikan peningkatan infrastruktur jalan di kawasan Kecamatan...

Jumlah Penerima Dana Karbon 2026 di Berau Belum Diketahui, Ini Penjelasan DPMK

Jumlah Penerima Dana Karbon 2026 di Berau Belum Diketahui, Ini Penjelasan DPMK

by admin
0

TANJUNG REDEB,PORTALBERAU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau tengah melakukan koordinasi intensif dengan Badan Perencanaan, Penelitian dan...

Kelapa dan Kakao Jadi Andalan Baru Kampung, DPRD Berau Dorong Manfaatkan Bantuan 200 Hektare

Kelapa dan Kakao Jadi Andalan Baru Kampung, DPRD Berau Dorong Manfaatkan Bantuan 200 Hektare

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Komoditas kelapa dan kakao dinilai memiliki prospek cerah untuk mendongkrak kemandirian ekonomi kampung di Kabupaten Berau....

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In