• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
4MeiGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

KLB Leptospirosis di Berau, Dinkes Minta Masyarakat Waspada dan Jaga Kebersihan Lingkungan

admin by admin
7 Juni 2025
in Berau
0
Dinas Kesehatan Berau Terapkan Rolling Dokter Spesialis ke Wilayah Pedalaman dan Pesisir

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Ditetapkannya status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk penyakit leptospirosis di Kabupaten Berau menjadi alarm serius bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Lamlay Sarie, menegaskan bahwa ancaman ini tidak bisa dianggap sepele, terutama karena penyebarannya sangat erat kaitannya dengan sanitasi dan kebersihan lingkungan.

“Leptospirosis bukan penyakit baru, tapi kemunculannya kembali harus menjadi perhatian serius. Apalagi ini berkaitan langsung dengan perilaku hidup bersih dan sehat,” ungkap Lamlay.

Lanjutnya, status KLB tidak dapat dihapus begitu saja dalam waktu singkat. Dibutuhkan upaya menyeluruh dari hulu ke hilir, mulai dari edukasi masyarakat hingga pengawasan lingkungan yang ketat.

“Pencegahan leptospirosis sangat bergantung pada higienitas lingkungan. Maka kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), baik kepada masyarakat umum maupun institusi,” ujarnya.

Salah satu pemicu penetapan KLB adalah ditemukannya kasus pertama leptospirosis di mess milik salah satu perusahaan kelapa sawit di wilayah Berau.

Menindaklanjuti temuan itu, diakuinya, pihaknya langsung melakukan pemantauan intensif serta memberikan pembinaan kepada perusahaan-perusahaan yang berpotensi terdampak.

“Kami sudah bergerak sejak awal. Penetapan KLB ini bukan hanya berdasarkan jumlah kasus, tapi sebagai bentuk kewaspadaan menyeluruh agar penyakit ini tidak menyebar lebih luas,” jelasnya.

Ia menyebut, meski baru satu kasus yang terkonfirmasi, hal itu sudah cukup menjadi dasar penetapan status KLB. Pasalnya, leptospirosis termasuk dalam daftar penyakit menular yang wajib diawasi ketat oleh pemerintah daerah hingga pusat.

Menurut Lamlay, setiap Puskesmas di Berau telah memiliki petugas surveillance yang aktif melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap penyakit menular. Sistem pelaporan juga sudah terkoneksi langsung dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kementerian Kesehatan.

“Begitu ada temuan kasus, dalam waktu kurang dari 24 jam, laporan sudah masuk ke pusat. Ini penting agar langkah penanganan bisa segera dilakukan,” ucapnya.

Penetapan status KLB juga memungkinkan pemerintah daerah untuk meminta bantuan langsung dari provinsi dan pusat, termasuk dalam hal pengadaan obat-obatan, alat kesehatan, dan tenaga medis tambahan.

“Misalnya jika kami butuh logistik medis khusus, maka dukungan bisa langsung dikirim dari pusat. Ini sangat membantu percepatan penanganan,” katanya.

Dirinya memaparkan bahwa Leptospirosis umumnya menular melalui air atau makanan yang terkontaminasi urine hewan pengerat, terutama tikus. Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap kebersihan lingkungan, terutama di kawasan padat penduduk dan wilayah rawan banjir.

“Ini bisa dicegah. Jaga makanan tetap bersih, kelola limbah rumah tangga dengan benar, dan jangan biarkan tikus berkembang biak tanpa kendali,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kementerian Kesehatan telah memiliki petunjuk teknis penanganan leptospirosis, mulai dari diagnosis, tata laksana pengobatan, hingga strategi pencegahan. Pemerintah daerah diharapkan mengikuti protokol ini secara disiplin untuk memutus rantai penularan.

“Kesadaran bersama menjadi kunci utama. Dengan sinergi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat, kami optimistis KLB ini bisa segera teratasi,” kuncinya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Dedy Warseto

Previous Post

Anggaran 18 Miliar Belum Cukup, 20 Titik Jalan Nasional Belum Bisa Diperbaiki Seluruhnya

Next Post

Selamatkan Jalan dan Pengguna, Dishub Berau Konsisten Perangi ODOL

admin

admin

Next Post
Dermaga Teluk Sulaiman Siap Dorong Ekonomi Pesisir, Tahap Akhir Rampung Tahun Ini

Selamatkan Jalan dan Pengguna, Dishub Berau Konsisten Perangi ODOL

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hardiknas 2026, Elita Herlina Sebut Pendidikan Tak Cukup Diukur dari Angka

Hardiknas 2026, Elita Herlina Sebut Pendidikan Tak Cukup Diukur dari Angka

by admin
2 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 kembali menjadi momentum refleksi bagi berbagai pihak terhadap arah dan...

Embung Payung-Payung Terancam Mangkrak, Anggota DPRD Berau Sa’ga Desak Penyelesaian Proyek Air Bersih

Embung Payung-Payung Terancam Mangkrak, Anggota DPRD Berau Sa’ga Desak Penyelesaian Proyek Air Bersih

by admin
2 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU  - Pembangunan embung air bersih di Kampung Payung-payung, Kecamatan Maratua, kembali menjadi sorotan. Proyek yang digadang-gadang menjadi...

Sumadi Pastikan Lahan RS Eks Inhutani Clear, Soroti Nasib Warga dan Selisih Harga Tanah

Sumadi Pastikan Lahan RS Eks Inhutani Clear, Soroti Nasib Warga dan Selisih Harga Tanah

by admin
2 Mei 2026
0

‎TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, memastikan status lahan eks Inhutani yang digunakan untuk pembangunan rumah...

Sandal dan Badik Jadi Petunjuk, Pelaku Penikaman di Bujangga Masih Dalam Pengejaran

Sandal dan Badik Jadi Petunjuk, Pelaku Penikaman di Bujangga Masih Dalam Pengejaran

by admin
2 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Aksi pencurian yang berujung penikaman di Jalan Bujangga, Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, masih menyisakan...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In