• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
23MeiGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

SiLPA Besar, DPRD Soroti Lemahnya Perencanaan

admin by admin
5 Mei 2025
in Berau
0
SiLPA Besar, DPRD Soroti Lemahnya Perencanaan

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Komisi II DPRD Kabupaten Berau menyoroti kembali tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Berau tahun anggaran 2024.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) beberapa waktu lalu. DPRD menyampaikan keprihatinan terhadap terus terulangnya SiLPA dalam jumlah besar, yang dinilai mencerminkan lemahnya perencanaan serta rendahnya daya serap anggaran oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Ketua Komisi II, Rudi P. Mangunsong, menyebut bahwa SiLPA dalam APBD 2024 mencapai Rp 893 miliar. Jumlah tersebut dinilai terlalu besar, terutama di tengah banyaknya kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi.

“Bapelitbang sebagai motor utama harus mampu mengoordinasikan seluruh OPD agar pelaksanaan pembangunan berjalan selaras, mulai dari tahap perencanaan anggaran hingga pelaksanaan di lapangan,” ujar Legislator 6 periode tersebut.

Menurutnya, Bapelitbang tidak cukup hanya menyusun kebijakan, tetapi juga harus berperan sebagai pengarah strategi pembangunan, mampu mengidentifikasi tantangan serta peluang di lapangan. Ia juga mendorong agar ke depan diterapkan sistem penghargaan dan sanksi bagi OPD berdasarkan kinerja penyerapan anggaran.

Berikan apresiasi bagi OPD yang mampu menyerap anggaran secara optimal, dan beri sanksi yang tegas bagi yang kinerjanya buruk.

“Alasan klasik seperti keterlambatan proses atau kendala regulasi tidak bisa terus dijadikan pembelaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Komisi II mengingatkan agar fokus pembangunan tidak hanya terpusat pada sektor tambang yang mendominasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Berau. Ia menyoroti masih adanya nelayan yang kekurangan alat tangkap dan petani yang kesulitan mengakses pupuk.

“Hal-hal seperti ini seharusnya masuk dalam prioritas perencanaan. Jangan sampai anggaran tak terserap karena kurangnya pemetaan kebutuhan riil masyarakat,” jelasnya.

Politisi senior Partai PDIP ini mengakui bahwa SiLPA adalah hal yang wajar terjadi setiap tahun, namun nilainya tidak seharusnya terlalu besar. Ketidakoptimalan realisasi anggaran disebut tersebar di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pertanahan.

“Meskipun alasan yang disampaikan masih dapat dimaklumi, harapan kami tentu semua proses berjalan normatif dan tepat waktu. DPRD pun berupaya membahas anggaran sesuai jadwal,” ungkapnya.

Ia mengingatkan, APBD adalah hak rakyat. Ketika tidak terserap maksimal, maka masyarakatlah yang dirugikan. Oleh karena itu, DPRD mendesak agar proses perencanaan ke depan dilakukan dengan lebih cermat dan sesuai kebutuhan lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani, menyampaikan bahwa pihaknya masih dalam tahap menghimpun masukan dari berbagai OPD. Ia memastikan bahwa catatan dari DPRD akan menjadi bahan penting dalam penyusunan rekomendasi.

“Rekomendasi resmi memang belum disampaikan, namun semua masukan DPRD pasti kami perhatikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Berau,” pungkasnya. (*/)

Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto

Previous Post

Fokus Pengembangan SDM, Pemkab Berau Kebut Pembangunan BLK

Next Post

Lima Brigade Pangan di Berau Terima Bantuan Alsintan, Dorong Kemandirian Petani Lokal

admin

admin

Next Post
Lima Brigade Pangan di Berau Terima Bantuan Alsintan, Dorong Kemandirian Petani Lokal

Lima Brigade Pangan di Berau Terima Bantuan Alsintan, Dorong Kemandirian Petani Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Demi Jaga Pariwisata, Ketua DPRD Berau Tekankan Pentingnya Edukasi dan Regulasi Pengelolaan Sampah

Demi Jaga Pariwisata, Ketua DPRD Berau Tekankan Pentingnya Edukasi dan Regulasi Pengelolaan Sampah

by admin
23 Mei 2026
0

‎TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Penguatan edukasi terkait pengelolaan sampah berbasis lingkungan dinilai menjadi prioritas penting yang harus terus digencarkan kepada...

Banyak Event Swasta Tumbuh, Wabup Berau: UMKM Harus Jadi Tuan Rumah di Daerah Sendiri

Wabup Gamalis Ingatkan Dampak Inflasi, Pemkab Berau Fokus Jaga Harga Pangan

by admin
23 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Isu inflasi yang menjadi perhatian nasional turut menjadi fokus Pemkab Berau. Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok dinilai...

Bupati Berau Ajak UMKM Ciptakan Olahan Perikanan Jadi Oleh-Oleh Khas Berau

Bupati Berau Ajak UMKM Ciptakan Olahan Perikanan Jadi Oleh-Oleh Khas Berau

by admin
23 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Berau mulai diarahkan untuk memberi dampak lebih besar terhadap perekonomian masyarakat. Salah...

Empat Kampung di Berau Mulai Diverifikasi, Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Terkendala Bukti Sejarah

by admin
23 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Upaya pengakuan masyarakat hukum adat (MHA) di Kabupaten Berau mulai memasuki tahap awal. Dari total 16 kampung...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In