TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Warga Jalan Kuran Manunggal, RT 2, Kelurahan Gunung Tabur dibuat panik karena amukan si jago merah di salah satu rumah warga. Akibatnya, delapan rumah warga ludes jadi arang pada pagi tadi.
menurut kesaksian warga, Astri menceritakan jika api pertama kali muncul rumah milik Norhasanah, selanjutnya warga lain yang melihat kejadian tersebut langsung berupaaya memadamkan api. namun, kobaran api yang begitu besar membuat rumah disekitar dengan cepat dilahap si jago merah.
“Rumah yang ada terbuat dari kayu jadi cepat membakar rumah yang lain,” ungkapnya.
Kebakaran yang terjadi membuat warga sekitar berhamburan dan berupaya menyelamatkan barang milik mereka. tampak pula TNI-Polri dengan sigap membantu warga menyelamatkan barang berharga ke tempat yang lebih aman.
Sementara itu, Analisis Kebakaran Muda BPBD Kabupaten Berau Askar mengatakan total ada 6 unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.
“Kami mengerahkan 5 unit damkar dan dibantu 1 unit mobil water canon. Data sementara yang telah kami kumpulkan ada 6 unit rumah hangus terbakar. Salah satunya ada kos-kosan 4 pintu,” ungkapnya.
Dijelaskan Azkar, pihaknya fokus memadamkan api, dan juga memblock area api. Agar bisa dicegah menyebar ke rumah lainnya. Beruntung, api berhasil dipadamkan satu jam kemudian.
“Untuk awal mula penyebab kebakaran masih kami dalami bersama tim BPBD. Apakah karena kompor atau konsleting listrik. Kami masih lakukan investigasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Berau AKBP Sindhu Brahmarya melalui Kasi Humas Polres Berau, Iptu Suradi mengatakan, penyebab api diduga berasal dari rumah Norhasanah. Awalnya, korban menyalin Bensin dan menuang Pertalite ke dalam baskom untuk nantinya dimasukkan kedalam botol, kemudian tiba-tiba api dari kompor didalam warung Norhasanah, yang digunakan untuk memasak air menyambar ke uap pertalite yang dituang oleh korban, dan menyebabkan terjadinya kebakaran.
“Api cepat membesar, karena uap dari pertalite dan juga bahan bangunan mudah terbakar,” bebernya.
Total kerugian mencapai ratusan juta rupiah, dan tidak ada korban jiwa. Untuk rumah terbakar 6 rumah. (Ded)





