TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Prestasi membanggakan ditorehkan atlet bridge Kabupaten Berau dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Balikpapan. Dua pasangan atlet yang berlaga pada nomor Mini Bridge sukses membawa pulang medali emas dan perunggu.
Menariknya, keempat atlet tersebut merupakan insan pers yang juga menjadi bagian dari atlet binaan Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kabupaten Berau.
Pasangan Seno/Yudi berhasil menempati posisi pertama dan mengamankan medali emas. Sementara pasangan Izza/Fery menyusul dengan raihan medali perunggu. Hasil tersebut menjadi catatan positif bagi perkembangan olahraga bridge Berau, sekaligus membuktikan kemampuan atlet daerah dalam bersaing di tingkat provinsi.
Ketua GABSI Berau, Peri Kombong, menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih keempat atlet tersebut. Menurutnya, keberhasilan membawa pulang dua medali merupakan hasil yang patut dibanggakan, terlebih kompetisi tersebut diikuti insan pers dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.
“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Teman-teman wartawan yang juga merupakan atlet binaan GABSI Berau mampu menunjukkan kemampuan dan membawa pulang medali dari Porwada IV Kaltim,” ungkapnya, Jumat (6/11).
Peri berharap pencapaian tersebut tidak menjadi alasan bagi para atlet untuk mengendurkan semangat. Sebaliknya, raihan medali harus dijadikan penyemangat untuk terus mengasah kemampuan dan meningkatkan kualitas permainan.

Ia menilai konsistensi latihan menjadi salah satu faktor penting agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada kompetisi berikutnya.
“Jangan sampai keberhasilan ini membuat kita cepat puas. Tetap semangat berlatih, tingkatkan kemampuan, dan jadikan hasil sekarang sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” pesannya.
Lebih jauh, Peri berharap keberhasilan atlet bridge Berau di Porwada dapat memberikan dampak positif terhadap pengenalan olahraga tersebut di tengah masyarakat.
Menurutnya, bridge bukan olahraga yang hanya diperuntukkan bagi kelompok tertentu. Permainan ini dapat dipelajari dan diikuti berbagai kalangan sehingga memiliki peluang untuk berkembang lebih luas apabila semakin banyak masyarakat yang tertarik.
Karena itu, ia mengajak para atlet dan pegiat bridge untuk turut memperkenalkan olahraga tersebut kepada lingkungan masing-masing. Dengan bertambahnya peminat, GABSI Berau juga memiliki peluang lebih besar untuk menemukan bibit atlet potensial.
“Bridge ini terbuka untuk siapa saja. Kami berharap teman-teman yang sudah mengenal dan bermain bridge bisa ikut mengajak masyarakat lainnya untuk belajar. Semakin banyak yang tertarik, semakin besar pula kesempatan kita melahirkan atlet-atlet berprestasi,” tutupnya.
Peri turut mengucapkan selamat kepada pasangan Seno/Yudi atas medali emas serta Izza/Fery yang sukses meraih perunggu. Ia berharap pencapaian di Porwada IV Kaltim menjadi langkah awal bagi prestasi yang lebih besar sekaligus memperkuat perkembangan olahraga bridge di Kabupaten Berau. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto





