TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Turnamen Batu Miang (BTM) Cup 2026 resmi bergulir di Lapangan Voli BTM, Tanjung Redeb, Minggu (1/11/2026). Diikuti 35 tim dari berbagai kecamatan, turnamen ini menjadi ajang kompetisi sekaligus wadah pembinaan atlet bola voli di Kabupaten Berau.
Pembukaan turnamen dihadiri Anggota DPRD Berau Muhammad Amin, Pemerhati Olahraga Berau Agus Wahyudi, Camat Tanjung Redeb Ahmad Juhri, perwakilan sponsor, panitia, serta seluruh peserta.
Ketua Panitia BTM Cup 2026, Hermansyah, mengatakan turnamen tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sebanyak 35 tim ambil bagian, berasal dari sejumlah kecamatan, mulai dari wilayah Pulau Derawan hingga Segah, termasuk empat kecamatan di kawasan perkotaan.
Menurutnya, keterlibatan tim dari berbagai wilayah tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga bola voli. Bahkan, peserta yang ambil bagian dinilai telah mewakili sekitar 70 persen kecamatan di Kabupaten Berau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada para sponsor, yakni PT Berau Coal, PT Gurita Emas Djakku, dan PT Banua Emas Manggurita yang telah mendukung pelaksanaan turnamen,” ujarnya.
Hermansyah berharap BTM Cup dapat terus berkembang pada tahun-tahun mendatang, baik dari sisi jumlah peserta, kualitas pertandingan, maupun dukungan berbagai pihak.
“Kami berharap ke depan ada perbaikan-perbaikan sehingga pelaksanaan turnamen ini bisa semakin baik dan lebih meriah,” tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan Pemerhati Olahraga Berau, Agus Wahyudi. Ia menilai keberadaan turnamen seperti BTM Cup penting untuk menjaga keberlangsungan kegiatan olahraga sekaligus membuka kesempatan bagi atlet daerah menunjukkan kemampuan.
Ia berharap dukungan dari para sponsor dapat terus berlanjut sehingga kompetisi olahraga di Berau semakin berkembang.
“Kami berharap agenda seperti ini bisa semakin meriah ke depannya dan para sponsor tetap konsisten memberikan dukungan. Kegiatan olahraga harus terus kita dorong, dengan harapan seluruh pertandingan berjalan lancar dan para peserta menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
Agus juga mengingatkan bahwa olahraga tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan olahraga menjadi sarana membangun kesehatan, kebersamaan, serta karakter para peserta.
Sementara itu, Camat Tanjung Redeb, Ahmad Juhri, turut mengapresiasi penyelenggaraan BTM Cup 2026 yang mampu menarik partisipasi tim dari berbagai kecamatan.
“Ini luar biasa karena hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Berau bisa terwakili. Kami dari pihak kecamatan tentu mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan seperti ini,” ungkapnya.
Juhri menilai turnamen tersebut juga berpotensi menjadi sarana penjaringan atlet berbakat yang nantinya dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi pada level lebih tinggi.
Namun, ia mengakui keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah kecamatan dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga serupa.
Dengan melibatkan puluhan tim dan mendapat dukungan berbagai pihak, BTM Cup 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi kompetisi tahunan, tetapi juga mampu memperluas pembinaan serta melahirkan atlet-atlet bola voli potensial dari berbagai wilayah di Kabupaten Berau. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto





