TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau mendirikan tenda untuk mendukung kelancaran proses perbaikan jaringan transmisi listrik Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV di Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan.
Langkah ini dilakukan menindaklanjuti arahan Bupati Berau untuk membantu PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan jaringan listrik yang terdampak robohnya tower transmisi pada jaringan listrik Mahakam milik PLN.
Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi, mengatakan pihaknya telah mendirikan tenda berukuran 6 x 12 meter pada Kamis (29/10). Tenda tersebut mampu menampung sekitar 40 orang dan disiapkan sebagai tempat beristirahat bagi personel PLN serta tim eksternal yang terlibat dalam pekerjaan perbaikan.
“Selain mendirikan tenda, kami juga meminjamkan sebanyak 10 unit velbed untuk menunjang kebutuhan istirahat personel yang bertugas di lapangan,” ujarnya.
Tenda tersebut didirikan di sekitar lokasi tower transmisi yang roboh, tepatnya di ruas jalan poros Tembudan–Sangkulirang, wilayah Batu Putih yang mengarah ke Sangkulirang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 80 personel disiagakan untuk mendukung proses perbaikan jaringan listrik tersebut. Jumlah itu mencakup petugas PLN dan tim eksternal yang terlibat dalam penanganan di lapangan.
Untuk memenuhi kebutuhan akomodasi, PLN juga telah mendirikan sejumlah tenda secara mandiri di sekitar lokasi pekerjaan.
Dukungan BPBD Berau ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar personel selama proses perbaikan berlangsung. Ketersediaan fasilitas istirahat diharapkan dapat menunjang kelancaran pekerjaan teknis yang membutuhkan keterlibatan banyak tenaga di lapangan.
Melalui sinergi pemerintah daerah, BPBD, PLN, dan tim teknis terkait, proses perbaikan jaringan interkoneksi listrik diharapkan berjalan lancar sehingga pemulihan pasokan listrik dapat segera dilakukan.
BPBD Berau menyatakan akan terus mendukung penanganan di lapangan sesuai kebutuhan dan kewenangannya guna membantu percepatan pemulihan layanan kelistrikan bagi masyarakat.
Editor: Dedy Warseto




